Lingkungan di Mataram Zona Hijau Covid-19

I Nyoman Suwandiasa. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kota Mataram, menyakinkan bahwa herd immunity atau kekebalan tubuh kelompok sudah terbentuk di wilayah ini. Hal itu ditandai minimnya temuan kasus aktif selama satu bulan terakhir, pun 325 lingkungan yang ada sudah dinyatakan zona hujau Covid-19.

Demikian ungkap Juru Bicara Pecegahan dan Penanganan Covid-19 Mataram, Drs. I Nyoman Suwandiasa kepada Suara NTB di ruang kerjanya. “Sebulan terakhir ini kasus aktif harian Covid-19 hampir nol. Ada penambahan kasus satu orang, itupun satu dua hari saja. Praktis itu tidak mempengaruhi level zonasi kita,” terangnya.

Iklan

Melandainya kasus aktif, lanjut dia, membuat 325 lingkungan yang ada kini berstatus zona hijau Covid-19. Di samping terbangunnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, ini buah keberhasilan pemerintah bersama elemen terkait seperti TNI-Polri untuk menggenjot cakupan vaksinasi.

Dari sekian target yang ditetapkan, sampai saat ini sudah lebih dari 100 persen untuk pemberian dosis pertama bagi masyarakat umum, pelayan publik dan tenaga kesehatan. Sementara untuk dosis II mendekati angka 80 persen. “Jadi Herd Immunity di Kota Mataram ini sudah terbentuk. Kalau vaksinasi pelajar di atas 12 tahun sudah semua,” jelasnya.

Kendati semua lingkungan di Kota Mataram berstatus zona hijau Covid-19, I Nyoman Suwandiasa mengingatkan masyarakat untuk waspada dan tetap menerapkan prokes, apalagi dengan beredarnya varian baru Covid-19 di Malaysia.

Sementara disinggung vaksinasi pelajar usia 6-11 tahun, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat. Prinsipnya, Pemkot Mataram sudah sangat siap dari sisi tenaga vaksinator maupun ketersediaan stok vaksin untuk menyentuh sasaran. “Kalau pemerintah pusat mengizinkan anak di bawa 12 tahun divaksin kita akan laksanakan, tidak ada persoalan,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional