Lima Siswa Terpapar, Kota Bima Hentikan Belajar Tatap Muka

Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 yang dipimpin Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE, di aula Pemkot Bima, Senin, 25 Januari 2021.(Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memutuskan untuk meliburkan atau menghentikan belajar tatap muka selama dua minggu kedepan atau 14 hari. Hal itu menindaklanjuti adanya lima siswa yang dinyatakan terkonfirmasi atau terpapar Covid-19, beberapa waktu lalu.

Keputusan untuk libur sekolah juga tersebut berdasarkan hasil kesepakatan Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 yang dipimpin Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE, di aula Pemkot Bima, Senin, 25 Januari 2021. “Berdasarkan hasil rapat, kita putuskan sistem belajar tatap muka di Kota Bima, diliburkan selama 14 hari atau dua pekan,” ujar Walikota.

Iklan

Kata dia, libur sekolah tatap muka yang terhitung mulai tanggal 26 Januari sampai dengan 7 Februari 2021 itu, juga akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK). Untuk sementara lanjut dia, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilakukan dengan sistem daring (online). “KBM online ini juga tergantung kondisi di lapangan nanti. Jika kasusnya meningkat, liburnya akan diperpanjang,” katanya.

Untuk itu, Ia mengimbau semua warga Kota Bima agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan menerapkan 3M dimanapun berada. Mengingat Kota Bima saat ini sudah ditetapkan zona merah penyebaran Covid-19. “Imbauan kami tetap pakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima, Azhari SH mengaku, tingkat penyebaran virus Covid-19 di Kota Bima belum mereda. Bahkan jumlah kasusnya terus meningkat dengan menyasar kelompok pelajar. “Kota Bima masuk zona merah dan sekarang ada pelajar yang terkonfirmasi Covid-19,” katanya.

Azhari menyebutkan jumlah pelajar yang terpapar virus Covid-19 tercatat ada lima orang. Kata dia, kelimanya masuk dalam klaster keluarga, akan tetapi dua diantaranya sudah selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh. “Sedangkan tiga sisanya masih menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (uki)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional