Lima Santri Wakili Lobar di Lomba Baca Kitab Kuning Tingkat Provinsi

DPW PKS NTB dan Ketua DPD Lobar Hj. Nurul Adha memberikan hadiah kepada pemenang seleksi santri santriwati yang ikut Lomba Baca Kitab Kuning tingkat Kabupaten Lobar, Kamis, 25 November 2021. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Sebanyak lima santri asal pondok pesantren (ponpes) Lombok Barat (Lobar) akan mengikuti lomba seleksi baca kitab kuning tingkat NTB. Sebelumnya para santri itu mengikuti seleksi Lomba Baca Kitab Kuning Fathul Mu’in di tingkat kabupaten yang digelar oleh DPD PKS Lobar dari 24 sampai 25 November. Penilaiannya dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari beberapa ponpes. Seperti salah satunya Ketua FKUB Lobar, TGH. Subki Sasaki.

Pengumuman pemenang dilakukan di Kantor DPD PKS Lobar dan dihadiri langsung Ketua BPKD DPW PKS NTB, TGH Ahmad Mukhlis, Ketua DPD PKS Lobar Hj. Nurul Adha serta para kader PKS Lobar. “Alhamdulillah, ini bentuk apresiasi PKS terhadap para calon ulama. Dan juga pondok pesantren yang kiprahnya luar biasa,” jelas Ketua DPD PKS Lobar, Hj. Nurul Adha yang dikonfirmasi selepas acara penutupan Lomba Baca Kitab Kuning, Kamis, 25 November 2021.

Iklan

Politisi asal Kediri itu menilai seluruh ponpes di Lobar sangat luar biasa. Karena bisa mencetak para pembaca kitab kuning yang nantinya akan menjadi ulama. “Karena juaranya terbatas dari juara 1 sampai harapan saja. Padahal mereka (santri) bibit-bibit mutiara yang indah untuk daerah kita,” ujar Wakil Katua DPRD Lobar itu.

Kesederhanaan santri itu juga membuat wanita yang akrab disapa Ummi Nurul itu. Bahkan pemenang juara 1 lomba itu terlihat sederhana, namun kemampuan hafalan kitabnya luar biasa.”Halfiah dia hafal apalagi Fathul Mu’in. Selain pemahaman terhadap redaksinya kemudian ditanya juga pendalaman dan kontekstualnya sangat luar biasa anak-anak ini,” ungkapnya.

Antusias para santri untuk mengikuti lomba itupun luar biasa. Saat pendaftaran secara online sebanyak 98 peserta yang mendaftar. Namun karena adanya kegiatan lain yang bersamaan dengan pelaksanaan lomba membuat hanya sekitar 57 peserta yang mengkonfirmasi mendaftar ulang untuk lomba. “Asal pesantrennya dari Lobar penyebaranya se Lobar,” jelasnya.

Seleksi lomba baca kitab kuning itu tetap rutin dilakuka setiap tahun. Bahkan diakui Ummi Nurul pelaksanaan lomba itu menjadi kali kelima digelar PKS. Nantinya para juara 1-3 dan harapan 1-2 kategori putra putri akan dikirim berlomba di tingkat provinsi NTB mewakili Lobar. “Kalau bisa menang akan melangang ke tingkat nasional,” katanya.

Demi mempersiapkan ke tingkat provinsi, Umi mengaku akan ada pendampingan dari panitia lomba baca kitab kuning tingkat kabupaten. Ia menilai pembimbingan perlu agar para santri asal Lobar itu bisa keluar jadi juara tingkat provinsi. “Supaya mewakili NTB di tingkat nasional,” harapnya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional