Lima Petinju NTB Siap Tampil Maksimal

Jabar (Suara NTB) – Kondisi cuaca di lokasi pertandingan tinju di Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi sepertinya agak panas dibanding Kota Bandung. Namun kondisi cuaca panas tak akan menjadi kendala bagi lima atlet tinju PON XIX/2016 asal Nusa Tenggara Barat. Bagi mereka panasnya cuaca di Palabuhanratu tak jauh beda dengan di NTB.

“Kita nyaman di sini karena di sana (NTB) lebih panas. Enggak jauh berbedalah. Anak-anak juga nyaman banget. Tidurnya enak. Enggak pernah mengeluh dan terkendala,” ucap Pelatih Tinju NTB, Indah Dugi Cahyono, Jumat, 16 September 2016.

Iklan

Sejak dua hari lalu atlet tinju NTB yang akan bertanding tanggal 19 September sudah berada di Palabuhanratu. Mereka langsung beradaptasi dengan GOR tempat berlangsungnya cabor tinju nanti. Pada PON XIX/2016, NTB menurunkan lima petinju terdiri dari dua petinju putra dan tiga petinju putri.

Mereka akan turun di lima kelas. Putra Samada akan ikut  di kelas putra 69 kilogram dan Nasrudin di kelas 91 kilogram. Sedangkan tiga atlet putri terdiri dari Endang di kelas 48 kilogram, Zubaitul di kelas 51 kilogram, dan Huswatun Hasanah di kelas 60 kilogram. “Kita turun di lima kelas,” tukasnya.

Kontingen cabor tinju NTB tak terlalu muluk-muluk meraih medali. Dugi menargetkan bisa meraih dua medali emas. “Kita tak terlalu muluk-muluk. Targetnya dua medali emas,” ucapnya.

Empat dari lima petinju NTB relatif masih baru. Mereka, kata Dugi, baru menggeluti olahraga tinju sekitar 2,5 tahun. Tapi soal pengalaman dan prestasi Dugi patut berbangga. Pada berbagai kejuaraan nasional, petinju NTB menorehkan hasil cukup memuaskan.

“Sebelum ikut PON kali ini, empat petinju kita sudah mengikuti berbagai kejuaraan. Di Banten dua tahun lalu yang merupakan kali pertama kejuaraan, kita merebut dua emas dan dua perak. Kemudian Pra-PON merebut dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Lalu pada STE (Sarung Tinju Emas) juga dapat tiga medali, satu perak, dan satu perunggu. Kita turunkan lima atlet. sedangkan pada kejurnas di Maluku kita dapat 3 medali emas dan 1 perak,” ucapnya.

Pada PON XIX/2016, kontingen tinju NTB mewaspadai sejumlah daerah lain yang memiliki petinju berkualitas. Pada kelas 48 putri, Dugi mewaspadai petinju DKI Jakarta dan Sulawesi Utara. Apalagi atletnya pernah ikut pra olimpiade. Sedangkan di kelas 51 kilogram putri, Dugi mewaspadai petinju Jawa Barat dan Maluku. “Mereka memiliki petinju-petinju terbaik,” terangnya.

Dugi mengaku atletnya belum pernah berlatih tanding ke luar negeri. Mereka hanya berlatih tanding dengan petinju Maluku. Meskipun begitu, Dugi yakin dengan semangat atletnya yang bisa memberikan prestasi terbaik sesuai target. (fan)