Lihai Kelabui Petugas, Residivis Kambuhan Akhirnya Ditangkap Polisi

Mataram (suarantb.com) – Seorang residivis kambuhan kasus narkoba berinisial KA (37), warga lingkungan Melayu Tengah, Kecamatan Ampenan ditangkap Tim Opsnal Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, Selasa, 7 Februari 2017. Terduga pelaku kedapatan membawa sabu seberat 5,02 gram.

KA berhasil ditangkap setelah polisi menyamar sebagai pembeli di sebuah rumah di Jalan Dahlia Lingkungan Melayu Tengah, Kecamatan Ampenan. Tersangka KA yang merupakan residivis kambuhan kasus narkoba ini, sudah lihai melakukan transaksi narkoba tanpa terendus aparat kepolisian.

Iklan

“Tersangka ini adalah residivis narkoba, pernah dipenjara tahun 2006. Jadi terbilang lihai mengelabui polisi,” ujar Kasubdit III Ditres Narkoba Pola NTB, AKBP A.A Gede Agung, SH, Jumat, 10 Februari 2017.

Barang bukti yang ditemukan di rumah KA  berupa uang sejumlah Rp 970.000, satu buah telepon genggam, dan satu bungkus klip berisi sabu seberat 5,02 gram.

Aparat kepolisian masih mendalami asal barang bukti yang didapatkan oleh KA. Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, KA mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang bernisial H, asal Cakranegara.

Dari pemeriksaan sementara, tersangka KA merupakan spesialis pengedar sabu partai besar.

Rencananya, barang haram ini dijual kepada pemesan seharga Rp 5.000.000. Atas perbuatannya, KA dijerat pasal 112, 114, dan 127 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. (dea)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional