Liga Tiga Asprov PSSI NTB Libatkan 26 Klub

0
Ketua Asprov PSSI NTB, H. Mori Hanafi dalam sambutannya di acara Buka Puasa Bersama Pengurus Asprov PSSI NTB di Sekretariat Asprov PSSI di Mataram, Rabu, 20 April 2022.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTB  pastikan peserta Liga Tiga Asprov PSSI NTB bertambah. Jumlah klub yang terlibat dalam kompetisi sepak bola Liga 3 Asprov  yang diagendakan bulan Agustus 2022 bertambah menjadi 26 klub, dimana sebelumnya beranggotakan 18 klub se kabupaten/kota di NTB.

“Kita pastikan ada 26 klub yang dipertandingkan di liga tiga 2022,” ucap Ketua Asprov PSSI NTB, H. Mori Hanafi dalam sambutannya di acara Buka Puasa Bersama Pengurus Asprov PSSI NTB di Sekretariat Asprov PSSI di Mataram, Rabu, 20 April 2022.

IKLAN

Untuk diketahui peserta liga 3 Asprov PSSI NTB sebelumnya sebanyak 18 klub. Namun demikian Asprov telah menambah delapan klub lagi menjadi peserta liga 3 Asprov PSSI NTB tahun ini. Penambahan delapan klub  itu ditetapkan melalui Kongres Biasa Asprov PSSI NTB di Mataram belum lama ini.

Dalam Kongres Biasa Asprov PSSI NTB di Mataram tanggal 31 Maret 2022 menyetujui penambahan delapan klub anggota Asprov PSSI NTB.  Delapan klub tersebut berasal dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Empat klub dari Pulau Sumbawa adalah Panser FC (KSB), Bomber FC (KSB), Lebah FC (Sumbawa), dan PS Sumbawa (Sumbawa). Sedangkan empat klub asal Pulau Lombok adalah Infa FC (Mataram), Mandalika FC (Loteng), Bintang Ampenan (Mataram), dan Garuda Muda (Lombok Barat).

Itu artinya dengan tambahan delapan klub itu  ada 26 klub yang mengikuti Liga 3 NTB 2022. Terdiri dari 11 klub asal Pulau Sumbawa dan 15 klub asal Pulau Lombok. Konsekuensi penambahan klub ini diakui berdampak pada bertambahnya jumlah pertandingan Liga 3 NTB. Namun demikian penambahan klub ini akan berdampak positif pada kompetisi. Karena persaingan semakin ketat sehingga klub bisa dengan serius mempersiapkan timnya berlaga di kompetisi kasta tertinggi di NTB ini.

Diakui Mori penambahan klub itu tidak mudah, dalam hal ini butuh kerjasama dan kekompakan semua pihak. “Kita bersatu menjalankan semua kegiatan.  Kita semua  harus semangat karena masa depan sepak bola NTB ada di tangan kita semua,” tutur Mori seraya menambahkan bahwa buka bersama puasa itu dalam rangka membangun kebersamaan pengurus dalam membangun prestasi sepak bola NTB. (fan)

IKLAN