Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Hotel hingga 60 Persen

Kegiatan wisata libur panjang di Kila Senggigi, Lombok Barat. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Libur panjang bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tahun 2020 ini menjadi momentum bagi kebangkitan hotel. Tingkat kunjungan dirata-ratakan sampai 60 persen. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi NTB, Ni Ketut Wolini mengungkapkan, libur panjang sampai akhir pekan ini geliat kunjungan bisa dilihat, meskipun masih situasi pandemi corona.

“Setelah saya evaluasi dengan teman-teman, long weekend ini ada peningkatan dari hari-hari biasa kemarin. Peningkatan saya ambil rata-rata antara 40 sampai 60 persen,” ujarnya. Sebelumnya, pengusaha pariwisata berada pada titik terendah karena dampak corona. Banyak hotel yang memilih off sementara. Meskipun berangsur-angsur sudah mulai aktif. Wolini mengatakan, libur panjang ini kebanyakan didominasi oleh tamu-tamu hotel dari wisatawan lokal. Sementara wisatawan domestik, apalagi wisatawan mancanegara kecil peluangnya diharapkan.

Harapannya ke depan bisnis perhotelan bisa secepatnya bangkit kembali. Para pengusaha menurutnya sudah merencanakan untuk memberikan potongan harga (diskon) untuk menggeliatkan minat orang berwisata di hotel. PHRI juga bekerjasama dengan seluruh stakeholders. Misalnya maskapai dan pemerintah agar bersama sama memberikan kebijakan menormalkan kembali dunia pariwisata.

“Biaya penerbangan sudah turun. Pemerintah juga memberikan beragam kebijaksanaan untuk menggairahkan sektor pariwisata. Demikian juga para pelaku hotel dan restoran sudah memberlakukan diskon sampai 50 persen. Terutama  untuk menggeliatkan wisatawan lokal,” demikian Wolini. General Manager Kila Senggigi Hotel, Bambang Suponco mengatakan, hari pertama hingga hari ketiga long weekend ini, kenaikan okupansi sampai 85 persen. Killa yang total kamarnya 166 ini terisi sebanyak 122 kamar.

Tidak saja dari wisatawan lokal, libur panjang Maulid ini dimanfaatkan oleh wisatawan domestik untuk berwisata di Senggigi dan sekitarnya. “Grup-grup dari Jakarta banyak yang memanfaatkan libur ini. Alhamdulillah libur sangat membantu. Kita masih tetap berikan harga promosi,” demikian Bambang. (bul)