Libur Nataru di Loteng, Seluruh Destinasi Wisata Tetap Buka

Kapolres Loteng, Esty Setyo Nugroho, menyematkan pita kepada personel yang akan terlibat pengamanan libur perayaan Nataru. Disaksikan Dandim 1602/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangka Wiratawan dan Wabup Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., Senin kemarin. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) memutuskan tetap membuka seluruh destinasi wisata didaerah ini, selama libur perayaan Natal dan tahun baru kali ini. Dengan catatan, tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Demikian ditegaskan Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Loteng, H. Lendek Jayadi, kepada wartawan, Senin, 21 Desember 2020.

“Tidak ada destinasi wisata yang kita tutup pada libur perayaan natal dan tahun baru kali ini. Semua tetap kita buka, tentunya dengan tetap memperhatikan penerapan protokol Covid-19,” terangnya. Kebijakan tersebut diambil sudah melalui pertimbangan dari segala aspek.

Artinya, masyarakat ataupun wisatawan masih bisa berwisata diobyek-obyek wisata yang ada didaerah ini. Tetapi dengan tetap mengedepankan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability). Baik itu bagi wisatawan itu sendiri maupun pengelola destinasi wisata tersebut. Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 didaerah ini.

Pihaknya berharap dengan tetap dibukanya destinasi wisata didaerah ini, bisa membantu mempercepat pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19. Tanpa mengabaikan prinsip-prinsip keselamatan ditengah wabah Covid-19 yang masih melanda. “Pengelola obyek wisata juga sudah diingatkan, supaya tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Terkait pengamanan dan pengawasan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta Satgas Covid-19 kabupaten. Untuk memastikan protokol Covid-19 benar-benar dijalankan dengan masksimal, karena itu sebuah keniscayaan.

Soal kemudian nanti ada sanksi bagi pihak yang melanggar protokol Covid-19, wajar adanya. Karena sampai saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung. Pemberian sanksi bagi pelanggar protokol Covid-19 itu juga sudah diatur oleh regulasi tersendiri. “Terkait sanksi itu ada pihak-pihak berwenangan yang punya ranah. Kita, pemerintah daerah hanya mengatur soal kebijakan,” tandas Lendek.

Terpisah, Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK., menegaskan terkait pengamanan selama libur perayaan natal dan tahun baru, pihaknya menerjunkan sekitar 150 persenel. Yang nantinya akan terlibat dalam operasi lilin yang digelar selama 14 hari kedepan.

Personel yang ada nantinya akan disebar diempat pos pengaanan dan pelayanan. Masing-masing di Kecamatan Batukliang, Praya, Batujai Praya Barat, Kuta Pujut, Tanjung A’an Sengkol dan Selong Belanak Praya Barat. Ditambah pos Labulia Jonggat serta pos pelayanan di Lombok International Airport (LIA). “Intinya kita pihak kepolisian siap mengamankan libur perayaan natal dan tahu baru,” timpal Esty. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here