Libur Idul Adha, Destinasi Wisata Religi Kota Mataram Dibuka

Nizar Denny Cahyadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram tidak akan menutup destinasi wisata religi selama perayaan Idul Adha pada Jumat, 31 Juli 2020. Hal tersebut mengikuti jumlah wisatawan yang diproyeksikan tidak akan membeludak.

“Untuk besok ini belum kami berencana menutup (destinasi) wisata religi. Kalau itu tidak terlalu besar jumlahnya berziarah,” ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi saat dikonfirmasi, Rabu, 29 Juli 2020.

Kendati demikian, seluruh pengunjung di masing-masing destinasi wisata di Kota Mataram diharapkan tetap mematuhi protokol pencegahan penularan virus corona (Covid-19) yang direkomendasikan. Antara lain seperti cuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Untuk memastikan penerapan protokol tersebut Dispar Kota Mataram juga telah menempatkan petugas untuk melakukan pengawasan di masing-masing destinasi. Dicontohkan seperti di Makam Loang Baloq yang menjadi salah satu destinasi setiap tahunnya pada perayaan Idul Adha.

“Pengawasan iya (kita lakukan). Kami ada tempatkan dua orang di Makam Loang Baloq, khusus di makamnya. Di Bintaro juga, rencananya akan di tempatkan di situ,” jelasnya.

Di sisi lain, pembenahan destinasi wisata di Kota Mataram juga menurutnya akan terus dilakukan. Dicontohkan seperti revitalisasi Taman Loang Baloq yang saat ini tengah masuk proses tender dengan target kontrak pada 31 Agustus mendatang.

Revitalisasi tersebut akan memanfaatkan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp2,1 miliar yang akan difokuskan untuk pembangunan lapak kuliner di dalam kawasan pantai tersebut. “Targetnya 3 bulan untuk 25 lapak. Rencananya pedagang yang diluar masuk ke dalam. Tahun depan akan diluncurkan kembali,” ujar Nizar.

Diterangkan, sebelumnya anggaran revitalisasi tersebut berjumlah Rp3,4 miliar. Namun terkena refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 sehingga dikurangi menjadi Rp2,1 miliat. Dengan demikian, pembangunan fasilitas lainnya seperti panggung hiburan di Taman Loang Baloq akan dilakukan tahun depan.

Dengan demikian penataan Taman Loang Baloq akan difokuskan pada pembangunan lapak dagang dan pengerjaan fisik seperti pembenahan lanskap dan pemasangan paving block. Sementara untuk pembenahan Taman Loang Baloq di bagian utara disebutnya masih dalam tahap perencanaan, terutama untuk diubah menjadi lokasi swafoto. (bay)