LHKPN Calon di Kabupaten/Kota, Machsun Ridwaini Calon Terkaya

Mataram (Suara NTB) – Tidak hanya Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang mengumumkan harta kekayaannya. Calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tiga kabupaten/kota, juga ikut mengumumkan harta kekayaannya dalam deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang digelar KPK bekerjasama dengan KPU NTB, Kamis, 3 Mei 2018 kemarin.

Dalam pengumuman harta kekayaan para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah itu, mencatatkan calon paling kaya, dengan total kekayaan Rp50,7 miliar, dimiliki oleh Calon Wakil Bupati Lombok Timur, H. Machsun Ridwaini, yang berpasangan dengan Calon Bupati H. Haerul Warisin, juga memiliki harta kekayaan nomor dua sebagai calon bupati dengan total kekayaan, Rp23,7 miliar lebih.

Iklan

Sementara itu, calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dengan harta kekayaan paling sedikit, dimiliki oleh Calon Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur dari jalur independen, yakni Putrawan Habibi, dengan total kekayaan Rp 44 juta lebih. Berbeda dengan pasangannya, Ali Masdi, yang memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 8,8 miliar lebih.

Dari semua calon di Kabupaten Lombok Timur, pasangan Haerul Warisin-Machsun Ridwaini, tercatat sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati paling kaya.

Sementara calon lainnya, yakni pasangan M. Sukiman Azmi-Rumaksi SJ, masing-masing memiliki total kekayaan Rp 6 miliar lebih dan Rp 11 miliar lebih. Sedangkan pasangan nomor urut 4, M. Syamsul Lutphi dan Najamudin Mustofa, masing-masing memiliki harta kekayaan Rp 3,9 miliar lebih dan Rp 2,3 miliar lebih.

Untuk Pilkada Kabupaten Lombok Barat, Calon Bupati nomor urut 1, H. Izzul Islam menjadi calon terkaya, dengan total kekayaan Rp 29,8 miliar lebih. Sementara pasangan wakilnya, Khudari Ibrahim memiliki total kekayaan Rp 8,7 miliar lebih. Selanjutnya, paslon nomor urut 2, Nauvar F Farinduan, memiliki total kekayaan Rp 5,1 miliar lebih dan pasangannya TGH. Muammar Arafat, Rp 3,1 miliar lebih.

Sementara itu, pasangan nomor urut 3 yakni calon petahana, H. Fauzan Khalid, menjadi calon bupati paling miskin, dengan total kekayaan Rp 2,2 miliar lebih. Sedangkan wakilnya Hj. Sumiatun memiliki kekayaan Rp 5,2 milyar lebih.

Untuk Pilkada Kota Bima, paslon nomor urut 1, H. A. Rahman-Ferra Amelia menjadi pasangan calon paling kaya, dengan total kekayaan masing-masing Rp 10 miliar lebih dan Rp 13,4 miliar lebih. Sedangkan dengan kekayaan nomor urut dua, ditempati oleh paslon nomor urut dua, yakni M. Lutfi-Feri Sopyan, dengan total kekayaan Rp 2,6 miliar lebih dan Rp 3,3 miliar lebih.

Adapun paslon nomor urut 3, H. Subhan-Wahyudi, menjadi paslon termiskin, dengan total kekayaan Rp 2,5 miliar dan Rp 923 juta. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here