Lewat Juli Anggaran Terancam Hangus, Proyek DAK Fisik Pemprov NTB Baru Tuntas Tender Rp48 Miliar

Sadimin (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Keuangan melalui Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB mengingatkan Pemda, baik provinsi dan kabupaten/kota untuk mempercepat penyelesaian persyaratan untuk pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2021, salah satunya bukti kontrak. Sementara itu, DAK Fisik yang baru tuntas tender di Pemprov NTB senilai Rp48 miliar.

“Kalau yang selesai tender Rp48 miliar DAK itu. Yang lain sedang dalam proses,” kata Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda NTB, Sadimin, S.T., M.T., dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 21 April 2021.

Iklan

Sadimin mengatakan pihaknya sudah memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan proyek DAK Fisik tahun 2021 sekitar sebulan yang lalu. Di mana, OPD diminta melakukan percepatan pengajuan dokumen tender DAK Fisik ke Biro PBJ, agar secepatnya dilakukan lelang.

“Mudah-mudahan tender selesai sebelum Juli. Karena sudah ada pemanggilan kepada OPD bulan lalu. OPD sudah diingatkan segera mengajukan,” tandasnya.

Salah satu penyebab lambatnya pengajuan dokumen tender karena adanya refocusing Dana Alokasi Umum (DAU) dan DAK. Sehingga OPD menunggu refocusing anggaran selesai, baru memproses untuk pengajuan lelang.

Tahun 2021, alokasi DAK Fisik untuk 11 Pemda di NTB sebesar Rp1,965 triliun. Dengan rincian, Pemprov NTB sebesar Rp417,6 miliar, Bima Rp209,9 miliar, Dompu Rp90,3 miliar, Lombok Barat Rp160,7 miliar, Lombok Tengah Rp230,6 miliar. Kemudian, Lombok Timur Rp282,9 miliar, Sumbawa Rp140,7 miliar, Kota Mataram Rp116,8 miliar, Kota Bima Rp70,5 miliar, Sumbawa Barat Rp111,06 miliar dan Lombok Utara Rp133,9 miliar.

Namun, karena ada pemotongan anggaran dari Pemerintah Pusat, sehingga pagu DAK Fisik untuk NTB turun menjadi Rp1,910 triliun atau berkurang sebesar 2,81 persen dari pagu sebelumnya. Pagu DAK Fisik untuk Pemda baik provinsi dan kabupaten/kota setelah revisi adalah, Pemprov NTB sebesar Rp393,3 miliar, Lombok Barat Rp159,7 miliar, Lombok Tengah Rp228,2 miliar, Lombok Timur Rp282,8 miliar, Bima Rp209,8 miliar, Sumbawa Rp140,7 miliar, Dompu Rp90,2 miliar, Sumbawa Barat Rp110,9 miliar, Lombok Utara Rp114,2 miliar, Kota Mataram Rp110,7 miliar dan Kota Bima Rp69,1 miliar.

Sebelumnya, Kanwil DJPB NTB, Sudarmanto, S.E., M.M., mengatakan dari pagu DAK Fisik untuk NTB setelah revisi sebesar Rp1,910 triliun, baru tersalur sebesar Rp4,87 miliar hanya di Dompu. Sedangkan untuk Pemprov NTB dan sembilan Pemda kabupaten/kota belum ada penyaluran hingga triwulan I 2021.

Pemda diminta segera melengkapi persyaratan pencairan DAK Fisik, seperti foto kegiatan proyek DAK Fisik tahun sebelumnya dan bukti kontrak DAK Fisik tahun 2021. Pemda diberikan tenggat waktu melengkapi persyaratan hingga 31 Juli mendatang. Jika lewat dari bulan Juli, maka DAK Fisik yang diperoleh Pemda akan hangus. Jika nanti sudah terlanjur dikontrak setelah batas waktu tersebut, maka pembiayaannya dibebankan ke APBD. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional