Lepas Jerat Tengkulak, Petani Porang KLU Bentuk Koperasi

Pertama di NTB, Koperasi Petani Porang resmi terbentuk untuk melawan sistem pasar tengkulak. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Petani porang Kabupaten Lombok Utara (KLU), resmi membentuk koperasi, Senin, 29 November 2021 di Lesehan Ima Rasa, Desa Gondang. Dalam rapat pembentukan koperasi, 12 ketua-ketua kelompok tani porang bertindak selaku pendiri. Mereka sepakat menamai koperasi petani porang dengan nama, Koperasi Berkah Gumi Lombok.

Koperasi ini diyakini akan eksis dan berjalan sesuai falsafah dan prinsip usaha koperasi, yakni dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota. Selain pengurus inti koperasi adalah Ketua-ketua poktan porang, pembina dan pengawas juga berasal dari praktisi porang, yakni Prof. Suwardji, M.App.Sc., Ph.D., – guru besar Fakultas Pertanian Unram, dan Nanang Hermansyah – pensiunan pejabat dinas di Pemda KLU. Nanang juga bertindak selaku perwakilan PT. Mataram Satu Nuswantara (MSN), selaku mitra koperasi yang menyerap hasil produksi petani.

Iklan

Kepada Suara NTB, Suwardji, mengungkapkan semangat berkoperasi muncul di kalangan poktan. Lembaga ini akan bertindak sebagai mitra utama PT. MSN, yang mengatur proses porang dari hulu ke hilir (bibit, produksi dan pasar). Ia optimis kemitraan ini akan berjalan jangka panjang, karena MSN sudah berkomitmen untuk membangun pabrik di wilayah Kayangan.

“Saya sudah terima tawaran dari 10 pengusaha, tapi mereka hanya beli saja, maka tidak masuk kriteria saya untuk kerjasama. Dengan perusahaannya Pak Nanang, ada komitmen bangun pabrik, pasarnya jelas. Jadi nanti, hasilnya tidak dikirim ke Lombok Timur lagi, tapi diolah di KLU,” papar Suwardji sekaligus pendamping petani porang program Desa Sejahtera Astra.

Porang, kata Prof. Suwardji, mulai menjadi primadona. Tepung porang yang mengandung glukomanan tinggi, berfungsi sebagai bahan pangan dan kosmetik. Bahkan di Yogyakarta, Gamma Food, telah mengeluarkan produk cookies berbahan tepung porang.

Adanya koperasi ini diyakininya akan menambah kemandirian petani untuk jangka panjang. Petani tidak akan bergantung dengan program Astra Internasional, apabila program ini berakhir atau dipindah ke kabupaten lain. “Petani nanti punya akses bibit, lahan, pengolahan sampai biaya hidup, itu semua akan ditanggung koperasi,” tandasnya.

Sementara, Ketua Koperasi Berkah Gumi Lombok, Putra Anom, optimis Koperasi Petani Porang akan sukses. Sebab anggota koperasi beras dari anggota poktan porang yang sementara tersebar di Gangga dan Bayan. Saat ini, terdapat 700 sampai 800 orang petani porang di 12 kelompok (5 di Bayan, 7 di Gangga).

“Terbentuknya koperasi berawal dari dinamika pasar petani porang, selalu dikuasai pengepul, sehingga tidak ada yang kontrol harga dan kualitas barang. Kelompok tani tidak mampu kawal semua,” ujar Putra Anom.

Selama jual beli porang, ia mengaku belum pernah terjadi penurunan harga porang. Namun para tengkulak, kerap kali membuat beragam alibi, sehingga harga pasar lokal tidak pernah menguntungkan petani. Melalui koperasi inilah, 12 kelompok akan membuat sistem penjualan satu pintu dengan bargaining position kuat.

“Harga dari pengepul bukan harga dari pabrik. Bahkan tahun lalu, harga bibit juga dipermainkan,” cetusnya.

Sementara, Nanang Hermansyah, selaku perwakilan MSN menegaskan akan bermitra dengan konsep saling menguntungkan dengan petani dan koperasi. Ia pribadi, bertindak di kedua sisi, yakni wakil perusahaan, sekaligus pembina koperasi porang.

“Komitmen dan tujuan akhir kemitraan adalah untuk sejahtera bersama. Porang merupakan satu potensi hasil bumi menjanjikan di NTB, termasuk KLU. Kalau ini tidak diperhatikan khusus, akan sia-sia potensi itu,” ujarnya.

Pada kapasitas kemitraan, ia dan pimpinan PT. MSN, memiliki perencanaan membangun pabrik porang di KLU dengan kapasitas akan dikaji kemudian. Pabrik direncanakan di salah satu kawasan lahan kering di Kayangan yang sudah dibebaskan.

“Sebagai masyarakat Lombok Utara, saya juga berterima kasih ke Pak Prof. Suwardji, spesialisasi lahan kering – porang. Beliau banyak tahu potensi, dan ke depan kemitraan kami akan banyak melibatkan beliau,” pungkas Nanang. (ari)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional