Lengkapi KEK Mandalika, MUI Berharap Terwujud Kawasan Industri Halal di Loteng Selatan

H. Saiful Muslim. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharapkan pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tak kalah semangat menyiapkan kawasan industri halal, khususnya di wilayah selatan untuk melengkapi keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Seperti disampaikan Ketua MUI Provinsi NTB, Prof. H. Saiful Muslim.

Menurutnya, pemerintah tengah mendorong kawasan ekonomi baru, yaitu kawasan industri halal. Didalamnya terlibat MUI untuk mewujudkannya. Lombok salah satunya yang ditetapkan oleh pemerintah untuk membangun kawasan industri halal ini. Prof. Saiful Muslim kepada Suara NTB mengatakan, gayung bersambut, Pemprov NTB menyambut langsung rencana pemerintah tersebut.

Iklan

MUI dari pusat juga telah turun ke Lombok untuk memastikan kesiapan NTB. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menurutnya, juga telah menyiapkan lahan seluas 50 hektar di Sekotong, Lombok Barat. “Pak Gubernur Dr. Zul sudah sanggup lahannya. Kita harapkan tidak hanya pak gubernur yang bersemangat, kabupaten/kota lainnya juga kita harapkan memiliki semangat yang sama. Terutama pemerintah Kabupaten Lombok Tengah,” ujarnya.

Dorongan terhadap pemerintah Kabupaten Lombok Tengah ini sejalan dengan keberadaan KEK Mandalika yang akan menjadi destinasi wisata kelas dunia. Mendorong pariwisata dengan kawasan industri halalnya menurut Prof. Saiful Muslim akan sangat memperkuat branding KEK Mandalika sebagai destinasi wisata terbaik dunia.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., memastikan kesiapan lahan untuk pembangunan dua kawasan industri halal (KIH). Pemprov menyiapkan lahan masing-masing seluas 50 hektar di daerah Sekotong Lombok Barat dan Desa Tumpak Lombok Tengah. NTB memiliki posisi sebagai daerah wisata halal terbaik di dunia. Sehingga, MUI bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah datang ke NTB untuk membahas tentang penyiapan kawasan industri halal di daerah ini.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, S.E., M.E., membenarkan Pemerintah Pusat akan mengembangkan dua kawasan industri halal di NTB. Lokasinya di Lombok Barat dan Lombok Tengah. Untuk kawasan industri halal di Lombok Barat, rencananya akan dibangun di Dusun Tempoal Desa Buwun Mas Sekotong. Sedangkan untuk kawasan industri halal di Loteng, rencananya di Tumpak. Dengan anggaran sebesar Rp500 miliar mulai tahun depan dalam  tiga tahap perencanaan.

Dengan adanya kawasan industri halal ini, akan menjadi peluang besar bagi pelaku industri yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Produk olahan pangan yang dihasilkan dari kawasan industri halal akan menjadi salah satu jaminan pasar bagi para wisatawan domestik dan mancanegara yang akan melakukan aktivitas di NTB.

Kawasan industri halal bukan hanya untuk mengeluarkan produk olahan pangan. Tetapi juga akan menjadi sebuah pilot project hulu – hilir sektor industri di NTB dengan konsep halal. Mulai dari proses bahan bakunya, proses produksinya, sampai hasil akhir produknya. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional