Layani Arus Mudik, ASDP Kayangan Siapkan 19 Kapal

Sejumlah penumpang di Pelabuhan Kayangan saat hendak menuju kapal untuk penyeberangan ke Pelabuhan Poto Tano KSB, Senin,  27 Mei 2019. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memprediksi lonjakan penumpang arus mudik lebaran tahun 2019 akan terjadi pada H-5 lebaran. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada mudik lebaran, PT. ASDP Kayangan telah menyiapkan 19 kapal untuk beroperasi melayani penumpang baik mudik maupun arus balik.

Manajer Operasional, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan, Zainal Abidin, menyebut, sebanyak 19 kapal yang akan dioperasikan dalam mudik dan arus balik lebaran itu akan menggunakan tiga skenario. Sebanyak 19 unit kapal yang disiapkan tahun ini mengalami pengurangan dari Ramadhan tahun sebelumnya sebanyak 22 kapal. Kondisi itu dikarenakan untuk 10 kapal juga mampu melayani penumpang saat arus balik.

Iklan

 “Dari 19 kapal itu, setiap hari dioperasikan kapal sebanyak 12 kapal. Masing-masing satu dermaga 6 kapal,” sebutnya.

Dalam hal ini, pihaknya berusaha memberikan dan meningkatkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan terhadap penumpang, baik yang menyeberang dari Pelabuhan Kayangan ke Poto Tano maupun sebaliknya. Salah satunya dengan persiapan dari armada melalui proses uji petik. Termasuk untuk kondisi cuaca langsung terhubung dengan BMKG.

Selain itu, pihak ASDP Kayangan juga menyiapkan posko kesehatan dan pengamanan di areal pelabuhan. “Menghadapi mudik lebaran tahun ini, kita sudah lakukan antisipasi dan semua kapal yang akan dioperasikan sebanyak 19 unit layak beroperasi,” ujarnya.

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran dalam arus mudik dan arus balik mudik, ujarnya, jika saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pelabuhan, termasuk pemeriksaan terhadap armada yang akan digunakan baik pemeriksaan teknis maupun non teknis dengan melibatkan leading sector dari perhubungan laut. “Pemeriksaan maupun pengontrolan terhadap kondisi kapal dan pelabuhan intens kita lakukan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik tanpa adanya hambatan-hambatan,”tegasnya. (yon)