Larangan Mudik Diberlakukan, Penumpang di Pelabuhan Lembar Menurun 93 Persen

PANTAU Bupati Lobar H. Fauzan Khalid bersama Kapolres Lobar Bagus S Wibowo dan jajaran otoritas Pelabuhan Lembar memantau pelaksanaan kebijakan larangan mudik di Pelabuhan Lembar. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid bersama jajaran memantau Pelabuhan Lembar untuk memastikan pelaksanaan pemberlakuan larangan mudik mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei mendatang. Setelah diberlakukan larangan mudik tersebut, penumpang di Pelabuhan Lembar sepi. Penurunan penumpang terjadi hingga 93 persen. Tidak saja sepi penumpang, muatan kendaraan logistik juga menurun akibat dibukanya pelayanan penyeberangan di Gili Mas menuju Bali.

Bupati bersama dengan Kapolres Lobar  AKBP Bagus S Wibowo didampingi ASDP Lembar dan OPD, Kamis, 7 Mei 2021 memantau kondisi Pelabuhan Lembar. Suasana Pelabuhan Lembar tampak sepi dari penumpang, baik penumpang yang datang maupun penumpang yang bakal pergi. Pos pengamanan dan pengendalian penumpang sudah didirikan di Pelabuhan Lembar. Tidak ada terlihat antrean kendaraan baik di pintu penjualan tiket, maupun  tempat parkir hingga di pintu dermaga satu hingga dermaga tiga terlihat sepi tidak ada penumpang yang mengantre.

Iklan

Bupati mengatakan pemantauan pengamanan mudik tahun ini dilakukan dalam rangka memastikan peraturan dari pemerintah pusat terkait larangan mudik ini benar-benar dilaksanakan. Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh Pemkab Lobar jika ada penumpang yang masuk lewat Pelabuhan Lembar harus dilakukan rapid antigen.” Kita ingin mengamankan kebijakan pemerintah agar Covid- 19 ini bisa dicegah penyebarannya, ” tegasnya.

Sementara itu General Manager ASDP Muhammad Yasin mengatakan, sejak diberlakukan larangan mudik sudah tidak ada penumpang yang mudik melalui Pelabuhan Lembar. “Sejak larangan mudik tidak pemudik yang menyeberang sepi, bisa lihat sendiri hampir satu jam tidak ada penumpang, ” tegasnya.

Kalaupun ada penumpang yang datang atau pergi, harus ada menunjukkan surat izin perjalanan, untuk langkah antisipasi penumpang yang datang, di pelabuhan sudah tersedia rapid antigen dan rapid GeNose di Pelabuhan Lembar. ” Kita sudah siapkan ada rapid antigen dan GeNose,” tegasnya.

Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Samiun Akbar menambahkan, sejauh ini kapal yang beroperasi sebanyak 15 kapal dibanding tahun 2020 sebanyak 22 kapal, sehingga terjadi penurunan 32 persen. Begitu juga jumlah pelayaran, tahun lalu 32 trip, sedangkan saat ini menjadi 24 trip. Terjadi penurunan 25 persen. “Penurunan karena tidak boleh mudik, ada juga lintasan penyeberangan pilihan Gili Mas,” ujarnya.

Sedangkan untuk jumlah penumpang juga menurun. Jumlah penumpang tahun 2021 dibanding dengan tahun 2020 terjadi penurunan 93 persen, yakni dari jumlah penumpang 790 orang, sedangkan tahun ini 484 orang. Sementara penumpang pejalan kaki jumlahnya berimbang. Untuk kendaraan logistik semenjak ditutup 93 unit.

Kapolres Lobar AKBP Bagus S. Wibowo, mengatakan, ini sejalan dengan program kegiatan yang akan dilaksanakan, yaitu Operasi Ketupat Rinjani 2021, Selasa, 4 Mei 2021.  “Mulai pada tanggal 6 Mei, kita melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat, yang tentunya menjadi salah satu sasaran di dalam kegiatan operasi ketupat ini,” ungkapnya.

Dikatakan pula menjadi salah satu bagian sasaran operasi untuk memastikan, apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik ini betul-betul bisa dijalankan.“Beberapa titik dan lokasi yang menjadi perhatian kita, untuk memastikan bahwa larangan mudik ini dijalankan di Kabupaten Lombok Barat,” jelasnya.

Salah satunya akan mengamankan jalur Pelabuhan Lembar terhadap pergerakan orang dan barang yang ada di Pelabuhan Lembar. “Di samping tempat-tempat lain, yang menjadi perhatian kami semua diantaranya pintu keluar, dan semua pintu masuk Kabupaten Lombok Barat ini, berada dalam pantauan kita,” imbuhnya.

Ketika menemukan masyarakat yang mencoba mudik, Kapolres menegaskan akan memberikan tindakan memutar balik arah,  untuk mengurungkan niat mudik.” Kalau yang kita temukan, kita akan minta untuk putar arah kembali,” tegasnya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional