Lapas Mataram Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Bakso

Petugas penjagaan Lapas Mataram memeriksa barang titipan makanan berupa bakso berisi poket sabu, Kamis, 2 September 2021.(Suara NTB/Lapas Mataram)

Mataram (Suara NTB) – Lapas Mataram menggagalkan upaya penyelundupan sabu untuk narapidana. Modusnya dengan memasukkan klip isi sabu ke dalam pentol bakso. Tapi upaya ini gagal saat melewati pemeriksaan pertama. “Modusnya mengirim makanan. Makanan ini bakso yang didalamnya ada tiga klip sabu seberat 3 gram,” terang Kepala Lapas Mataram Ketut Akbar Herry Achjar Kamis, 2 September 2021.

Dia menjelaskan, barang titipan untuk narapidana ini dibawa seorang pria yang mengaku tukang ojek inisial MA (38). Tukang ojek ini menitipkan satu bungkus bakso. “Titipan ini ditujukan kepada narapidana berinisial HR,” sebutnya. Petugas pengamanan pintu utama menjalankan prosedur standar pemeriksaan terhadap barang titipan. Bungkus bakso dibuka. Pentolnya memiliki bentuk yang tidak wajar sehingga turut dibedah. Ternyata benar isinya narkoba.

Iklan

Akbar kemudian menginterogasi pria pembawa paket tersebut. Didapati keterangan bahwa MA diminta seseorang untuk mengantarkan barang haram itu. “Dia diberi ongkos untuk mengantar. Dia mengaku masih mengingat wajah orang tersebut,” ucapnya. Pihaknya langsung menghubungi Ditresnarkoba Polda NTB untuk pengembangan kasus. Ketua Tim Opsnal Iptu Hendry Christianto kemudian tiba setelah semua pihak yang berkaitan diamankan. “Tiga warga binaan dan tukang itu dibawa untuk penyelidikan,” terangnya.

Akbar menegaskan, penyelundupan narkoba selalu menjadi atensi utama pihaknya. Hal ini demi mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar). Seperti meningkatkan pengamanan terhadap barang titipan. “Ketika ada kasus, apabila ada pengembangan yang menyangkut warga binaan, kami serahkan kepada kepolisian untuk pengembangan. Kami terus bersinergi,” tandas Akbar. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional