Lapak PKL di Sandubaya Ditertibkan

Petugas Satpol PP Kota Mataram menertibkan lapak di Kecamatan Sandubaya, Selasa, 16 Oktober 2018. Belasan lapak ditertibkan karena berjualan di atas trotoar. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Setelah membongkar bangunan di Jalan Cilinaya, personel Satpol PP Kota  Mataram kembali membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Sandubaya. Penertiban kali ini karena belasan PKL di sana membandel.

Sejak tahun 2015 hingga 2017 ditertibkan, namun mereka kembali berjualan di atas trotoar saat petugas lengah. “Sudah kita tertibkan. Tetapi mereka balik berjualan di trotoar,” kata Kepala Satpol PP Kota Mataram, Bayu Pancapati ditemui Selasa, 16 Oktober 2018.

Iklan

Tiga tahun berturut – turut ditertibkan rupanya camat dan lurah kehilangan kontrol. Kondisi lapak yang semrawut kata Bayu, dilihat oleh Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana. Wawali kembali memerintahkan Pol PP turun menertibkan. “Pak Wakil perintahkan kami menertibkan lagi,” ujarnya.

Pascapenertiban, PKL di Kelurahan Bertais dan Mandalika ditata lagi. Sebab, penertiban akan sia – sia jika camat dan lurah tidak mengawasi pedagang. Dia menceritakan, pedagang pernah direlokasi ke dalam. Lapak dibangunkan oleh Dinas Perdagangan. Hanya saja,masyarakat membandel dan memilih berjualan di luar. Mereka mendirikan lapak dan menaruh gerobak di atas trotoar.

Penertiban oleh aparat penegak Perda tidak mendapatkan perlawanan pedagang. Pemkot Mataram meminta belasan PKL mentaati aturan. Mereka boleh saja mencari nafkah tetapi tidak meletakkan gerobak atau berjualan di trotoar. Di samping itu, camat dan lurah kembali diminta intens mengawasi pedagang. (cem)