Lapak Pantai Labuhan Haji akan Direlokasi

Lapak para pedagang di tepi pantai Labuhan Haji yang terus bertambah, Minggu, 13 September 2020. Pemdes berencana akan merelokasi lapak ini untuk mencegah sampah dibuang ke pantai.(Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Pantai Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), sampai saat ini masih terlihat kumuh. Menyadari hal itu, Pemerintah Desa Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sudah memiliki rencana untuk penanganan, yakni merelokasi lapak pedagang. Diharapkan sinergisitas semua pihak dalam penanganan kekumuhan pantai yang menjadi pilihan utama berlibur terdekat setiap akhir pekan warga Lotim.

Kepala Desa Labuhan Haji, Pahminuddin kepada Suara NTB menjelaskan, pihaknya sudah membentuk tim penyusun untuk mengurai persoalan kekumuhan pantai. Disebut terdapat 130 lapak yang berjejer di tepi pantai Labuhan Haji saat ini yang perlu ditertibkan.

Iklan

Rencananya desa akan merelokasi semua lapak pedagang. Dibutuhkan waktu untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada para pedagang. Persoalan kekumuhan pantai ini sudah dikomunikasikan dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Kabupaten Lotim. Baik provinsi maupun Kabupaten sendiri kabarnya sudah siap membantu untuk menata Labuhan Haji menjadi pantai indah dan tertata bersih.

Saat ini, semua pedagang yang ada di bibir pantai tidak bisa dipaksa untuk relokasi. Disebut memang sudah ada tempat yang disiapkan pemerintah desa sebagai tempat relokasi. Akan tetapi belum bisa dilakukan. Komitmen pemerintah desa Labuhan Haji ini harus ada tempat dulu yang sudah tersedia baru kemudian menggiring relokasi.

Tim penyusun Desa Lebuhan Haji yang merancang relokasi lapak ini saat ini sedang bekerja. Dipersiapkan pula proposal untuk diteruskan ke Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Lotim. Diketahui tidak saja persoalan lapaknya yang makin marak berada di atas pasir pantai, persoalan sampah-sampah kiriman pun masih menjadi problem terbesar penataan Pantai Labuhan Haji. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here