Lapak Eks Pelabuhan Ampenan Segera Ditertibkan

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah lapak dibangun oleh masyarakat di Eks Pelabuhan Ampenan akan ditertibkan. Keberadaan lapak ini dianggap mengganggu dan menimbulkan kesan kumuh.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Kota Mataram, Uun Pujianto menjelaskan, penertiban lapak tersebut karena Pemprov NTB akan melakukan penataan terhadap Eks Pelabuhan Ampenan. Anggaran disiapkan sekitar Rp 500 juta.

Iklan

Penataan itu sebagai bagian dari intervensi penanganan Kota Tua Ampenan.

“Awalnya kan mau dibangun di Pantai Gading. Tapi kita alihkan ke Eks Pelabuhan Ampenan,” kata Uun.

Bukan lapak itu saja, lapak dibangun permanen oleh Pemkot Mataram beberapa waktu lalu akan ditata kembali. Sebab, lapak disiapkan saat ini justru tidak dimanfaatkan.

Uun menambahkan, desain sudah selesai. Konsepnya, lapak akan menghadap ke pantai dan bertingkat.

“Kita buat dua lantai dan membentuk L. Jadi, diatas bisa jualan kuliner dan lain-lain,” katanya.

Dia menyampaikan, lapak dibangun oleh masyarakat itu terkesan kumuh dan tidak beraturan. Padahal, mereka sudah diperingati beberapa kali tapi tak digubris. Pihaknya nanti akan berkoordinasi dengan Pol PP untuk penindakan.

Kasat Pol PP Kota Mataram, Chaerul Anwar mengaku belum ada instruksi dari Dinas Perdagangan untuk melakukan penertiban lapak PKL di Eks Pelabuhan Ampenan.

Sebelum penertiban menurutnya, Dinas Perdagangan harus melakukan pembinaan. Jangan sampai lapak disiapkan justru tidak dimanfaatkan.

“Lapak permanen tidak dimanfaatkan. Justru ini kita sesalkan ke masyarakat,” tuturnya.

Dalam waktu dekat ini, ia segera berkoordinasi dengan instansi teknis dan APKLI. Eks Pelabuhan Ampenan saat ini memiliki daya pikat bagi wisatawan lokal. Sehingga, tidak boleh ada kesan kumuh yang mengganggu citra Kota Mataram. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here