Lanjutan Puskesmas Ropang Tetap Diupayakan 2021

Usman Yusuf. (Suara NTB/ind)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Meskipun sempat tertunda, lanjutan pembangunan Puskesmas Ropang tetap menjadi atensi Pemkab Sumbawa. Lanjutan puskesmas ini akan diupayakan di tahun 2021 ini.

Kabag Pembangunan Setda Sumbawa, Usman Yusuf, SE, ME, mengakui, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan terkat lanjutan Puskesmas Ropang yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Dari pertemuan tersebut, terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh. Salah satunya Dinas Kesehatan (Dikes) harus melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Kemudian melakukan kunjungan lapangan sekaligus menghitung kondisi terakhir Puskesmas Ropang sebagai dasar untuk perencanaan lanjutannya di 2021. Di mana dari nilai kontrak Rp 6,4 miliar tahun 2019, yang tidak terpakai sekitar Rp 2,1 miliar. Jumlah tersebut nantinya paling tidak untuk menangani kelanjutan pembangunan. “Sisa uangnya ada di kas daerah. Angka yang Rp 2,1 miliar itu saya rasa tidak bisa memenuhi semua item pekerjaan yang ada di Puskesmas Ropang. Kemungkinan hanya bisa menginterpensi perbaikan dan menyelesaikan satu bagian dari bangunan yang sudah ada yakni lantai I. Yang jelas pemerintah komit untuk bisa mempercepat layanan di Puskesmas Ropang,” ujarnya, Selasa, 19 Januari 2021.

Iklan

Dijelaskannya, dalam pertemuan juga ada kesimpulan bahwa Dinas Kesehatan harus memetakan dan membuat surat terkait dengan situasi terkini. Karena dari laporan, layanan kesehatan di wilayah setempat boleh dikatakan hampir lumpuh. Sehingga pemenuhan standar layanan kesehatan harus segera dipercepat dengan pembangunan infrastruktur. Sedangkan BPKAD juga sudah menyampaikan akan menempuh mekanisme sesuai dengan aturan yang ada melalui perubahan penjabaran APBD. Adapun Bagian Pembangunan nantinya juga akan membuat telaan staf yang akan disampaikan kepada Bupati terkait langkah-langkah yang sudah terukur yang akan ditempuh. Telaan staf ini menunggu kajian dari Dinas Kesehatan  tentang kondisi di Puskesmas Ropang yang  sangat mendesak. “Insya Allah kita laksanakan (lanjutan pembangunan red). Karena tahun 2020 kita rapat koordinasi, tapi belum juga bisa. Di tahun 2021 awal APBD pun kita sudah berusaha belum bisa juga. Mudah-mudahan kepastian ini Insya Allah akan bisa kita dapatkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” pungkasnya. (ind)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional