Langsung Gugur, Pelamar Positif Corona Tak Boleh Ikut SKB CPNS 2019

Ilustrasi seleksi CPNS. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan memulai pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019, September – Oktober dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Seluruh peserta SKB wajib menyerahkan hasil rapid test yang menyatakan non reaktif Covid-19.

Bagi pelamar atau peserta yang terpapar Covid-19, maka otomatis dianggap gugur. Karena peserta yang positif Covid-19, tak diperbolehkan ikut SKB CPNS 2019. ‘’Bagi yang positif Corona, itu konsekuensi. Tadi saya sudah tanya kepada panitia, jika di antara peserta SKB ada yang positif Corona dan dia belum sembuh, risikonya gugur,’’ ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. Muhammad Nasir di Kantor Gubernur, Selasa, 28 Juli 2020.

Iklan

Namun, jika ada peserta SKB yang positif Corona sudah sembuh. Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) memberikan waktu kepada peserta selama satu hari untuk dapat mengikuti SKB. ‘’Misalnya pelaksanaan SKB  lima hari, maka hari keenam boleh dia ikut,’’ katanya.

Sesuai arahan Kepala BKN, kata Nasir, seluruh peserta SKB CPNS 2019 harus melaksanakan isolasi mandiri mulai 14 hari sebelum pelaksanaan tes SKB. Sedangkan bagi peserta seleksi dengan hasil pengukuran suhu badan di atas 37,3 derajat celcius, disiapkan ruang khusus untuk mengikuti SKB.

Sementara itu, bagi peserta SKB CPNS Pemprov  yang berasal dari luar NTB, dapat mengikuti SKB dimana dia berdomisili. Namun, peserta tersebut harus menginformasikan ke BKN Regional atau UPT BKN setempat, di mana peserta tersebut berdomisili.

‘’Peserta seleksi (dari luar NTB) untuk  formasi Provinsi NTB, dia tak sempat ke sini. Dia melapor ke BKN sana, nanti akan terinput di sini. Tesnya di sana,’’ terangnya.

Nasir mengatakan, panitia seleksi akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Peserta wajib menggunakan masker dan face shield. Sedangkan sarung tangan akan disiapkan oleh panitia.

  Tak Jalani Protokol Covid-19, Toko Pakaian Terancam Ditutup

Jarak antar peserta di ruang CAT juga diatur. Dari kapasitas ruangan CAT sebanyak 100 peserta, kata Nasir, hanya diperbolehkan 60 orang pada setiap sesi. Rencananya, dalam sehari, pelaksanaan SKB CPNS Pemprov NTB akan dilaksanakan sebanyak tiga sesi kecuali hari Jumat, sebanyak dua sesi.

Panitia juga menyiapkan ruang ujian khusus bagi peserta yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius. Bagi pengantar atau orang tua peserta dilarang masuk dan menunggu di dalam area seleksi untuk menghindari kerumunan.

Nasir mengatakan, kapasitas ruangan khusus yang disiapkan sebanyak 10 orang.  Untuk pencetakan kartu ujian, Nasir mengatakan akan mulai dilakukan 8 Agustus mendatang. Jumlah peserta SKB untuk CPNS Pemprov NTB dan 10 kabupaten/kota sebanyak 6.984 orang. Khusus untuk peserta SKB CPNS Pemprov NTB sebanyak 942 orang. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here