Lancar, Distribusi Logistik Pilkada NTB Hingga ke TPS Terpencil

Mataram (Suara NTB) – KPU Provinsi NTB memastikan distribusi logistik surat suara  ke Tempat  Pemungutan Suara (TPS) berjalan lancar. Terutama pendistribusian logistik Pilkada ke daerah-daerah terpencil. Dipastikan seluruh logistik sudah tiba di tiap-tiap TPS H-1 pencoblosan atau Selasa, 26 Juni 2018.

Demikian disampaikan Komisioner KPU NTB Divisi Logistik, Hesty Rahayu kepada Suara NTB, Senin, 25 Juni 2018.  ‘’Sejauh ini, hasil monitoring kami, belum ada kendala dan semua lancar. H-1 semua logistik sudah sampai ke TPS-TPS,’’ ujarnya.

Iklan

Dijelaskan Hesty, KPU telah melakukan mapping terkait dengan proses pendistribusian logistic. Terutama untuk daerah-daerah yang kondisi geografisnya bakal sulit diakses. Sehingga dari jauh-jauh hari, KPU sudah bisa mengantisipasi kendala-kendala dalam pendistribusian logistik.

‘’Kalau daerah yang dekat dan mudah, seperti Kota Mataram misalnya, bisa kita distribusikan pada H-1 itu langsung. Karena tidak sulit dan tidak ada kendala,’’ tambahnya.

Selain itu, untuk daerah-daerah yang cukup sulit dijangkau. KPU juga menanganinya secara khusus. Misalnya dalam pengepakan logistik juga berbeda dengan daerah yang mudah dijangkau.

‘’Daerah-daerah yang khusus itu, kita tangani secara khusus juga dan perlakukan khusus. Misalnya untuk daerah kepulauan. Pengepakan logistiknya juga berbeda,’’ jelasnya.

Selain itu, situasi dan kondisi cuaca juga tidak lepas dari perhatian KPU dalam pendistribusian logistik. Oleh karena itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam memantau kondisi cuaca, sehingga tidak mengganggu pendistribusian.

Terkait dengan pengamanan dalam proses pendistribusian logistik, mendapat pengawalan dari pihak Bawaslu dan juga aparat Kepolisian. ‘’Panwas dan Kepolisian ikut mengawal distribusi logistic sampai TPS. Karena mereka adalah tim yang melekat untuk mengawasi sampai 24 jam,’’ pungkasnya.

Pengiriman ke Daerah Terpencil

Dari Lombok Barat dilaporkan, distribusi logistik ke daerah-daerah terpencil, sudah dilakukan lebih dahulu untuk mengantisipasi keterlambatan logistik sampai ke TPS. Untuk proses pengiriman, memakan waktu 4 hari mulai tanggal 23 Juni sampai 26 juli.

Ketua KPU Lobar, Suhaimi Syamsuri menyatakan, distribusi logistik untuk Pilkada Lombok Barat dari KPU ke kecamatan selesai dua hari. Kalau dari PPK selama sehari dan dari desa ke TPS sehari.  Dijelaskan, khusus daerah sulit lebih cepat pengiriman ke TPS agar tidak terlambat. Sehingga hari H pencoblosan tanggal 27 Juni semua logistik sudah siap di TPS.

Divisi Logistik KPU Lobar Marlan menambahkan, pendistribusian logistik KPU ke kecamatan dimulai Sabtu (23/6) ke kecamatan Batulayar,  Gunungsari,  Lembar,  Sekotong,  Gerung  dan Kuripan. Keesokan hari dilajutkan ke Kecamatan Lingsar,  Narmada,  Kediri dan Labuapi.

Dirincikan, kotak suara sebanyak 2.360 unit disebar ke masing-masing TPS. Per TPS didistribusikan 2 kotak. Ditambah  lagi 6 kotak suara per PPK  sehingga total 60 kotak di 10 kecamatan. Kotak suara ini digunakan nantinya oleh PPK untuk hasil pleno. Sehingga total kotak suara yang dikirm sebanyak 2.420.

Komisioner KPU Suhardi menambahkan, terkait pendistribusian logistik di wilayah yang geografisnya akan sulit seperti daerah Gili Gede. Suhardi mengatakan bahwa itu menjadi prioritas. Artinya, pendistribusiannya bisa dilakukan lebih awal dibanding kawasan lainnya yang mudah dijangkau. (ndi/her)