Lampaui Standar Nilai SKD, Pelamar CPNS Pemprov Belum Aman

Ilustrasi tes CPNS di NTB (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pelamar CPNS yang lulus passing grade atau nilai ambang batas hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), masih belum aman. Pelamar yang memenuhi passing grade belum menjamin akan lolos menjadi CPNS.

Pasalnya, pelamar yang telah lulus passing grade akan dilakukan perangkingan tiga besar untuk menentukan mereka yang berhak ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di masing-masing formasi.

Iklan

‘’Setelah tuntas SKD baru dilihat perankingannya. Kalau 2018, peserta yang mengikuti SKB itu tiga kali jumlah formasi,’’ kata Sekretaris BKD NTB, Yus Harudian Putra, S.STP dikonfirmasi Suara NTB, kemarin.

Ia memberikan contoh, seperti formasi guru matematika yang dicari hanya satu orang. Pada saat tes SKD, pelamar yang lulus passing grade sebanyak lima orang. Jika mengacu ketentuan dalam SKB rekrutmen CPNS 2018, maka tiga orang yang berhak ikut SKB.

‘’Maka diranking yang lima orang (lulus passing grade), dipilih tiga orang. Rangking 4 dan 5 otomatis tak bisa ikut SKB,’’ jelasnya.

Pada rekrutmen CPNS 2019, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menurunkan standar passing grade. Hal tersebut sesuai Permenpan RB No.24 Tahun 2019.

Nilai SKD terdiri dari tiga komponen, yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Untuk rekrutmen CPNS 2019, nilai TKP minimal 126, TIU 80 dan TWK 65. Sedangkan pada rekrutmen CPNS 2018, nilai TKP minimal 143, TIU 80 dan TWK sebesar 75.

Pada hari kedua pelaksanaan tes SKD CPNS Pemprov, sebanyak 484 pelamar yang sudah memenuhi passing grade. Sedangkan 451 pelamar tidak memenuhi passing grade.

Pada hari pertama tes SKD, sebanyak 269 pelamar yang memenuhi passing grade dan tidak memenuhi passing grade sebanyak 202 pelamar. Sedangkan pelamar yang tidak hadir mengikuti tes SKD sebanyak 29 orang.

Pada hari kedua, sebanyak 215 pelamar yang memenuhi passing grade. Sedangkan pelamar yang tidak memenuhi passing grade sebanyak 249 orang. Pelamar yang tidak hadir tes SKD sebanyak 36 orang. Sampai hari kedua, dari 935 pelamar yang hadir tes SKD, baru 51,76 persen atau 484 pelamar yang memenuhi passing grade. (nas)