Lama Tak Beroperasi, Sebuah Hotel di Mangsit Senggigi Terbakar

Hotel Alang-Alang di Mangsit Senggigi, Kecamatan Batulayar terbakar. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Kebakaran terjadi di sebuah Hotel Alang-Alang yang telah lama tutup di Dusun Mangsit, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa, 31 Agustus 2021 sekitar pukul 21.30 Wita. Penyebab kebakaran hotel ini tengah diselidiki aparat Kepolisian Sektor Senggigi.

Kepala Desa Senggigi Mastur, SE., menyampaikan, bahwa informasi kebakaran itu diterima sekitar pukul 21.40 Wita. Setelah menerima laporan, ia menghubungi pemadam kebakaran. Tak lama, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi. “Dalam peristiwa kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa,” ujar Mastur.

Iklan

Menurut Mastur, untuk dugaan sementara penyebab kebakaran masih belum diketahui. Saat ini, penyelidikan kebakaran tersebut tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Senggigi, AKP Priyo Suhartono mengatakan sekitar pukul 21.10 Wita pihaknya memperoleh informasi tentang kejadian kebakaran di Hotel Alang-Alang itu dari Kepala Desa Senggigi. “Pada saat terjadi kebakaran bangunan hotel tersebut sudah tidak beroperasi semenjak dibeli pada tahun 2014 oleh pemilik kedua,” terang Priyo, Rabu, 1 September 2021.

Menindaklanjuti informasi itu, timnya turun melakukan penanganan di lokasi. Selain itu, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Lobar mengerahkan armada Damkar. Kemudian timnya membantu petugas Damkar langsung melakukan proses pemadaman api di dua ruangan yang terbakar. Hampir satu jam dilakukan pemadaman, api bisa dipadamkan.

Hasil Pulbaket di TKP, pihaknya memperoleh keterangan dari para saksi pada saat terjadi peristiwa kebakaran tersebut. Menurut keterangan dari para saksi yang sedang bertugas jaga malam di hotel tersebut, awalnya kedua saksi sedang duduk di loby hotel dan tiba- tiba terdengar suara-suara yang ditimbulkan akibat genteng jatuh.

Kedua saksi pun bergegas mencari ke area hotel. Setiba di dekat lokasi, kobaran api sudah membakar bangunan kamar hotel nomor 102 di bagian kamar mandi. Saat itu api belum terlalu membesar, kemudian saksi berupaya memadamkan api dengan selang. “Tapi api semakin membesar, kemudian saksi meminta bantuan kepada security Jeeva Santai untuk menghubungi pemadam kebakaran,”ujarnya.

Menurut saksi bangunan yang terbakar kamar 101 dan 102. Saksi lain menerangkan bahwa sumber api tidak dketahuai karena aliran listrik tidak tersambung ke semua kamar dan aktivitas bakar sampah juga tidak ada sebelum terjadi kebakaran. Akibat kejadian ini, kerugian diperkirakan lebih kurang Rp100 juta.

Sementara itu, Kepala Damkar Lobar, M. Sahlan mengatakan, kejadian kebakaran terjadi berturut-turut, yakni dari kebakaran di Pengisan Sekotong Barat pada Senin, 30 Agustus 2021. Selanjutnya, pada Selasa, 31 Agustus 2021 terjadi dua kali kebakaran di wilayah Batulayar. “Dua kali kebakaran di Batulayar, yakni kebakaran lahan dan di Hotel Alang-Alang di Mangsit Senggigi,” kata Sahlan. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional