Lalu Hadrian Irfani Digadang akan Pimpin PKB NTB Ke depan

Mataram (suarantb.com) – Lalu Hadrian Irfani, ST., M. Si disebut akan menjadi calon tunggal pada Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Desember nanti. Ia akan menggantikan Ketua DPW PKB NTB saat ini H. Najamuddin Mustafa. Sabtu, 19 November 2016.

PKB NTB sejatinya melaksanakan Muswil tahun 2015 yang lalu. Namun karena beberapa hal yang terjadi di lingkup internal partai, Muswil urung dilakukan. Agar tidak molor terlalu lama, maka Muswil PKB NTB akan segera dilakukan bulan Desember mendatang.

Iklan

“Kita coba Desember lah. Ini saja PKB molor satu tahun. Harusnya saya sudah diganti 2015 lalu,” ujar Ketua DPW PKB NTB Najamuddin.

Terkait dengan siapakah figur yang akan menggantikannya, Najamuddin mengatakan bahwa pada Muswil PKB Desember nanti, PKB berkomitmen akan mengusung satu calon tunggal. Yaitu H. Lalu Hadrian Irfani, ST., M.Si. Terlepas dari itu, Najamuddin mengakui sebagai Ketua DPW ia juga merekomendasikan Hadrian untuk menggantikannya. Karena dinilai memiliki visi yang bagus untuk memajukan PKB NTB di masa-masa yang akan datang.

“H. Lalu Hadrian Irfani, ST. M. Si yang kita ajukkan. Muswil PKB NTB Desember. Dia kenapa tunggal, karena saya melihat kalau berkompetisi ini agak susah. Mending tunggal aja. Jauh sebelumnya kita juga sudah berkoordinasi,” paparnya.

Ketika ditanya tentang sosok Hadrian, Najamudin menyampaikan bahwa Hadrian termasuk sosok baru dalam kancah politik NTB, termasuk juga di kalangan PKB sendiri. Akan tetapi nama Hadrian termasuk sudah lama malang melintang di Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) NTB. Hal tersebut menjadi salah satu alasan kenapa ia merekomendasikan Hadrian untuk memimpin PKB NTB kedepannya. Karena PKB dan NU adalah dua kekuatan yang saling mendukung dan tidak bisa dipisahkan.

“PKB NU itu kan satu. Kalau kader PKB ya NU. Kita itu kalau sudah mateng di NU ya PKB terima,” katanya.

Terkait dengan alasan kenapa dirinya tidak memilih untuk kembali maju memimpin PKB? Politisi yang juga pernah menjadi anggota DPRD NTB ini mengatakan kalau prinsip PKB adalah regenerasi. Dan agar sistem kaderisasi partai berjalan baik regenarasi mutlak diperlukan.

“Kalau saya maju lagi nanti bengkok dia. Kita (PKB) kan prinsipnya regenerasi. Selain itu saya pokoknya niatnya sekali saja. Apapun sekali. Dulu DPR sekali, ketua partai sudah, sekali, nah nanti harapannya kalau nyalon Bupati juga sekali. Jangan dua kali,” pungkasnya. (ast)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here