Lakalantas, WNA Polandia Meninggal

Praya (Suara NTB) – Seorang warna negara asing (WNA) asal Polandia, Kanil Kaminski (35), Senin, 24 Juli 2017 dini hari meninggal setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya di jalur by pass Loang Serang Dusun Sekar Kuning Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng). Korban masih dititip di ruang jenazah RSUD Praya untuk dijemput dari keluarganya.

Kapolsek Kuta, Iptu Akmal Novian Reza, SIK., yang dikonfirmasi Suara NTB, Senin siang, mengungkapkan, kasus kecelakaan maut tersebut berlangsung sekitar pukul 03.30 wita. Kala itu, korban yang sama-sama mengendarai sepeda motor dengan temannya, datang dari arah utara hendak ke selatan.

Iklan

Korban yang menginap di Hotel Origin Desa Sukadana hendak pergi ke pantai, memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai korban oleng, sehingga korban tak kuasa mengendalikan laju kendaraanya dan korban pun terjatuh.

Kencangnya laju kendaraan yang dikendarai korban membuat tubuh korban yang kala itu tidak menggunakan helm terpental cukup jauh. Teman korban yang mengetahui kejadian itu langsung berhenti hendak memberi bantuan. Karena kondisi jalan masih sepi, teman korban pun kesulitan mencari bantuan.

Korban diketahui meninggal di lokasi kejadian, lantaran mengalami luka parah di bagian kepala. “Saat itu korban memang membawa helm. Tapi tidak digunakan. Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” sebut Akmal.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian datang dan sempat memberikan pertolongan. Namun nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan. Paginya, aparat Sat Lantas Polres Loteng kemudian mengevakuasi korban dan dibawa ke RSUD Praya.

Pihak keluarga korban sendiri sampai saat ini masih terus coba dihubungi dengan bantuan teman korban yang berasal dari negara yang sama. “Korban sudah titip dulu ke RSUD Praya. sembari menunggu kabar dari keluarga korban yang saat ini masih terus coba dihubungi,” tambahnya Kapolsek Kuta.

Kepada para pemilik hotel, ujarnya, diharapkan bisa mengingatkan para tamunya, khususnya WNA kalau berpergian sebaiknya didampingi dan diusahakan tidak melakukan perjalanan pada malam hari saat situasi sedang sepi. “Peringatan ini sudah kita sebar ke semua pemilk dan pengelola hotel. Untuk jadi perhatian,” tandasnya. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here