Laka Lantas di Bima Meningkat, Korban Didominasi Pelajar

Agus Pujianto. (Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Angkat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah hukum Polres Bima tahun 2020, meningkat jika dibandingkan tahun 2019. Bahkan korbannya didominasi kalangan usia pelajar.

Berdasarkan data Satuan Lantas Polres Bima, jumlah Laka lantas tahun 2020 tercatat sebanyak 80 kasus. Sedangkan angka Laka Lantas tahun 2019, hanya ada 71 kasus. Kasat Lantas Polres Bima, Iptu Agus Pujianto, S.Pd, mengatakan dari 80 kasus Laka Lantas tahun 2020, ada 38 orang yang meninggal dunia, baik di TKP maupun saat dilarikan ke Rumah sakit. “Sisanya 72 orang luka berat dan 56 orang luka ringan,” ujarnya, Rabu, 20 Januari 2021.

Iklan

Menurutnya, dari 80 jumlah perkara Laka Lantas tahun 2020 yang ditangani tersebut, kerugian materilnya mencapai angka sekitar 200 ratusan juta rupiah. “Jika diuangkan totalnya mencapai Rp210 juta,” ujarnya.

Sementara, jumlah laka lantas tahun 2019 yang mencapai 71 kasus, diantaranya ada 26 orang yang meninggal dunia. Sedangkan luka berat 69 orang dan 45 orang luka ringan. “Kerugian materil secara keseluruhan hanya berkisar Rp127 juta,” tutur Agus.

Lebih lanjut Ia mengatakan, korban Laka lantas terutama yang meningal dunia dominan masih anak dibawah umur atau pelajar. Mereka rata-rata tidak menggunakan helm saat berkendara. “Laka Lantas didominasi usia pelajar. Karena tidak memakai helm, mereka berbenturan dengan benda keras hingga menyebabkan meninggal dunia,” ujarnya.

Untuk itu, Agus meminta sekaligus mengimbau para orang tua agar tidak mengizinkan anaknya, yang belum cukup umur mengendarai sepeda motor sendiri. “Kepada masyarakat umum juga agar mengutamakan perlengkapan berkendara dan kelengkapan motor saat berkendara,” harapnya. (uki)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional