Lahan Pertanian di Sumbawa Dilanda Gejala Kekeringan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Gejala kekeringan mulai melanda areal pertanian di Sumbawa. Meski hanya terjadi di beberapa wilayah, namun patut diwaspadai, agar padi petani dapat segera diselamatkan.

Kasi Perlindungan Tanaman Pangan Bidang Produksi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Sumbawa, Usman SP kepada Suara NTB, Selasa, 20September 2016 menyebutkan, yang terjadi baru sebatas gejala. Itupun hanya di wilayah tertentu seperti di 15 hektar padi MK II di kawasan Orong Rea Kecamatan Maronge. Gejala serupa juga terjadi di kecamatan Pelampang, namun masih menunggu laporan susulan terkait luasan areal yang terkena gejala kekeringan ini.

Iklan

Secara umum, pihaknya masih terus melakukan pemantauan di lapangan. Munculnya gejala kekeringan ini diupayakan dapat diatasi. Dengan segera mendistribusikan air bendungan ke wilayah bersangkutan. Agar padi petani dapat terselamatkan. Mengingat padi MK II Juli-September yang rata rata berumur 80 hari sebentar lagi akan panen. “Kita terus pantau. Setiap gejala yang muncul langsung kita tangani. Begitu pula kalau ada gejala serangan hama,”tandas Usman. (arn)