Lahan di Amor-Amor Disertifikatkan Secara Bertahap

Tanjung (Suara NTB) – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai mengurus sertifikat lahan Amor Amor seluas 60 hektar. Lahan yang baru diterima dari Pemkab Lombok Barat itu akan disertifikatkan secara bertahap.

“Tahun ini, kita akan sertifikatkan lahan Amor-Amor. Mungkin tidak seluruhnya, karena dana yang disiapkan terbatas,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Drs. H. Raden Nurjati, Jumat, 17 Maret 2017.

Iklan

Ia menjelaskan, luasan sertifikat lahan yang bisa diajukan sekitar 15 sampai 20 hektar. Sisanya akan disertifikatkan pada tahap berikutnya apabila usulan dananya disetujui oleh DPRD pada APBD Perubahan 2017.

Nurjati mengatakan, merupakan tugas BPKAD untuk segera mengurus legalitas hak milik dari aset daerah. Perihal pemanfaatannya akan diserahkan kepada kepala daerah selaku pemegang kebijakan. Meski sejak awal, lahan Amor-Amor direncanakan disiapkan sebagai areal pembangunan kampus Vokasi Unram, Nurjati belum mengetahui pemanfaatannya secara riil.

Proses pensertifikatan lahan Amor-Amor sudah diajukan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) KLU untuk diproses lebih lanjut. Pihaknya berharap, sertifikatnya bisa keluar sehingga pemanfaatannya bisa segera direncanakan.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD KLU, Sainur, S.Sos., mengatakan pihaknya mendukung upaya pensertifikatan areal lahan Amor-Amor. Pasalnya, dengan keberadaan legalitas lahan tersebut Pemkab Lombok Utara dapat mengajukan pemanfaatan lahan ke DPRD.

“Dengan adanya sertifikat lahan, kami harapkan rencana pembangunan Kampus Vokasi Urnam di KLU bisa dipertajam di lokasi tersebut. Kami sangat mendukung Amor-Amor diusulkan sebagai lokasi Kampus karena dalam jangka panjang bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya generasi penerus Lombok Utara,” katanya. (ari)

  Aksi Demand Reduction Serentak di BNNP Seluruh Wilayah Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here