Lagi, Terduga Curanmor Tewas Dihakimi Massa

Bima (Suara NTB) – Terduga pelaku curanmor kembali meregang nyawa setelah dihakimi massa. Oknum yang bernama Sumadi (23), warga desa Monta Kecamatan Monta itu, kepergok membawa kabur motor milik warga desa Rabakodo Kecamatan Woha.

“Kejadiannya Jumat malam sekira 22.30 wita,” ungkap Kapolres Bima, AKBP M. Eka Fathurahman, S.IK, kepada Suara NTB, Sabtu, 4 Maret 2017.

Iklan

Menurut Kapolres, peristwa itu bermula saat Sumadi dan seorang rekannya yang belum diketahui indentitasnya, hendak membawa kabur dua unit sepeda motor yang terparkir dihalaman depan rumah seorang warga dusun Sarae Desa Rabakodo Kecamatan Woha.

“Meski telah berhasil diambil dan dikeluarkan dari dalam rumah, namun dua motor ini tidak bisa menyala. Aksi merekapun dilihat oleh warga,” katanya.

Warga yang melihat aksi mereka langsung meneriakinya maling. Sehingga warga yang lainnya pun keluar dari rumah dan langsung mengejar pelaku yang berlari ke arah timur perkampungan.

Aksi kejar-kejaran antara pelaku dan warga pun terjadi. Bahkan saat sedang saling kejar-mengejar itu, salah seorang terduga pelaku sempat mengeluarkan satu kali tembakan senjata rakitan (Senpi) ke arah warga, beruntung tidak mengenai warga.

“Tepat di area persawahan wilayah desa Padolo Kecamatan Belo, seorang pelaku ditangkap dan langsung dihakimi oleh warga. sementara seorangnya berhasil kabur,” ujarnya.

Aparat yang tiba ditempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi dan membawa terduga pelaku curanmor ke RSUD Bima, untuk dilakukan tindakan medis. Namun di pertengahan jalan yang bersangkutan meninggal dunia.

“Diduga yang bersangkutan meninggal akibat luka di kepalanya cukup serius terkena benda keras,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here