Lagi, Nasabah BRI Mataram Protes Kehilangan Sejumlah Uang

Mataram (suarantb.com) – Kasus kehilangan dana nasabah secara misterius di ATM BRI kembali terjadi. Kali ini, Senin, 31 Oktober 2016, menimpa seorang pekerja swasa, Fahruddin. Korban pagi tadi mendatangi Kantor BRI Cabang Mataram untuk menanyakan kasus kehilangan saldo tersebut.

Dengan menunjukan bukti rekening dan tanggal penarikan uang sekaligus jumlah yang ditarik, Fahruddin mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Ia mengatakan, sebesar Rp 458.686.43 uang pada rekeningnya hilang secara tiba-tiba.

Iklan

“Tanggal 25 (Oktober 2016) itu saya tarik Rp 1 juta. Uang saya di ATM sekitar Rp 2 juta sekian. Tapi tanggal 26 Oktober 2016, saat saya mau narik, ternyata uang saya terpotong. Kan enggak mungkin saya narik lewat ATM berjumlah Rp 458.686.43,” ujarnya.

Warga Gunungsari, Lombok Barat ini mengaku kedatangannya pada BRI untuk melaporkan masalah yang menimpannya, sekaligus mengajukan komplain terkait sistem keamanan pada ATM BRI tersebut.
“Ini bukan masalah uang semata. Tapi bagaimana rasa kenyamanan dan keamanan nasabah yang harus dipertanggungjawabkan bank. Saya keberatan dengan peristiwa ini,” cetusnya.

Fahruddin pada tanggal 25 Oktober lalu, menarik sejumlah uang melalui ATM BRI yang berada di sekitar wilayah Loang Baloq Mataram. Namun keesokan harinya, sejumlah dana pada rekeningnya raib secara tiba-tiba.

Sementara pihak BRI hingga kini telah menggantikan kerugian para nasabah yang kehilangan uang. Pihak BRI juga telah melakukan pemblokiran pin ATM nasabah. Nasabah dianjurkan untuk segera melakukan penggantian pin ATM melalui Kantor BRI Cabang Mataram.

Indikasi terjadinya pembobolan ATM melalui teknik skimming masih terus didalami pihak kepolisian. Hingga saat ini pihak kepolisian masih berupaya bekerja sama dengan pihak bank untuk melakukan penyidikan terhadap dugaan pembobolan ATM tersebut.

Sementara total nasabah yang mengalami kehilangan dana secara misterius, hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Hal tersebut disebabkan karena setiap harinya ada nasabah yang melakukan pelaporan terkait hilangnya saldo di ATM miliknya secara misterius, atau tanpa pernah melakukan transaksi keuangan. (szr)