Lagi, Aparat Gagalkan Penyelundupan 10 Dus Terumbu Karang di Lembar

Gili Menang (suarantb.com) – Penyelundupan satwa laut tiada habisnya. Petugas kepolisian kembali menemukan penyelundupan terumbu karang. Sepuluh dus berisi terumbu karang diamankan Balai Karantina Ikan Kelas II Mataram dengan dibantu Pol Air Polda NTB dan Polsek KP3 Lembar, Jumat, 16 September 2016.

Informasi tersebut diperoleh dari Paur Mitra Humas Polda NTB, M. Hatta, Sabtu 17 September 2016. Dikatakan, sepuluh dus terumbu karang diamankan dari Bus Rasa Sayang jurusan Bima-Surabaya. Sopir bus yang diketahui bernama Arsyad (46), mengatakan bahwa kernet bus yang diketahui bernama Islahuddin, diperintahkan oleh seseorang bernama Opik, untuk mengangkut barang miliknya saat bus berada di Alas, Sumbawa.

Iklan

Terumbu karang tersebut rencananya akan dikirim ke Negara Jambrana, Bali. Menurut kernet bus, pengirim barang tersebut mengatakan bahwa isi yang ada di dalam dus adalah ikan hias tanpa dokumen. Pengirimnya membayar uang senilai Rp 2 juta agar barang tersebut sampai ke tempat tujuan, yakni Bali.

Penemuan penyelundupan terumbu karang tersebut merupakan informasi yang diperoleh Balai Karantina Ikan Kelas II Mataram oleh intelijen, saat bus masih berada di Terminal Bertais. Dengan informasi tersebut, Balai Karantina berkoordinasi dengan Pol Air Polda NTB dan Polsek KP3 Lembar melakukan pemeriksaan pada bus tersebut pukul 16.00 Wita.

Terumbu karang yang ditemukan diserahkan ke Balai Karantina untuk dikembalikan ke habitat asalnya. Sementara sopir dan kernet bus diperiksa pihak kepolisian.

Sebelumnya, pada Rabu 14 September 2016, di Pelabuhan Lembar juga disita sebanyak 9 koli/dus berisi terumbu karang. Terumbu karang tersebut hendak diselundupkan dari Surabaya menuju Ubung, Bali. (szr)