KWT Segara Katon Manfaatkan Pekarangan untuk Hortikultura

0
Budidaya sayur organik memanfaatkan pekarangan sudah digalakkan KWT Kerurak, Desa Sagara Katon, KLU.(Suara NTB/Ist)

Tanjung (Suara NTB) – Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Kembang Kerurak, Dusun Kerurak, Desa Segara Katon, Kabupaten Lombok Utara (KLU) cukup eksis memanfaatkan pekarangan sebagai lokasi budidaya hortikultura. Sayangnya, saat panen, produksi hortikultura kelompok tersebut belum terserap maksimal oleh pasar.

Pembina KWT, Satria Hadi, kepada Suara NTB, Jumat, 13 Agustus 2021 mengungkapkan KWT Kerurak sudah konsisten berproduksi sejak dibina oleh Dinas KKP KLU dan Pemdes Segara Katon setahun yang lalu. Dalam perjalanannya, produksi hortikultura tidak hanya untuk konsumsi keluarga anggota tetapi dijual untuk masyarakat.

IKLAN

“Alhamdulillah, anggota kami sudah tidak terpengaruh oleh kondisi harga pasar. Untuk kebutuhan dapur, sayur mayur dipenuhi dari pekarangan rumah,” ucapnya. Setidaknya ada 7 jenis sayuran yang dibudidayakan. Antara lain cabai, kacang panjang, kangkung, terong, sawi dan tomat.

Kelompok mengatur serapan pasar dapat dinikmati oleh semua anggota. Sehingga saat penjualan, kelompok hanya bisa mengambil sedikit dari anggota. “Kerjasama kita hanya dengan pedagang bakulan. Jadi saat penjualan, satu orang anggota hanya kita ambil 2 ikat, terong kadang 5 biji,” akunya.

Pihaknya berharap, ada dukungan serapan dari pasar ASN tiap OPD. Mengingat KWT Kerurak tidak hanya menawarkan kualitas produk, tetapi jaminan bahwa produk tersebut merupakan produk organik. “Sejak pertama budidaya, kami diajarkan oleh Penyuluh Pertanian untuk membuat pupuk organik. Kami sama sekali tidak menggunakan pupuk kimia,” tambahnya.

KWT Kerurak saat ini bersiap untuk mengikuti lomba sayuran organik tingkat kecamatan. Pihaknya optimis, dapat bersaing karena PKK Kabupaten memberi respon positif saat berkunjung ke lapangan. “Ibu Ketua PKK Kabupaten sudah berkunjung, dan membeli produk kami. Beliau saat itu pesan seharga Rp500 ribu. Harapan kami, ada tambahan pasar dari kalangan ASN,” pungkasnya. (ari)