Kurniawan Belum Bisa Gabung Pelatda PON

Dua atlet tarung derajat, Murdani dan Dedi Iswari menjalani latihan di Padepokan Silat, Senin, 9 Maret 2020. Rekan mereka, Kurniawan, belum bisa bergabung karena terkendala izin dan masih berada di Jawa Barat (Jabar). (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) atlet NTB persiapan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020 sudah berjalan satu bulan. Namun masih ada beberapa kendala, salah kendala yang dihadapi yakni beberapa atlet yang belum bergabung latihan terpusat di Mataram karena terkendala Izin.

Atlet tarung derajat peraih medali emas PON di Jawa Barat (Jabar), Kurniawan misalnya belum bisa bergabung latihan di NTB lantaran izin dari institusi bekerja belum turun. Anggota TNI/AD yang bertugas  di Jabar ini ternyata masih berada di Jabar dan belum bisa bergabung mengikuti latihan terpusat di NTB karena izin belum keluar.

Iklan

“Kurniawan saat ini masih di Jawa Barat (Jabar). Dia belum bisa mengikuti Pelatda di NTB karena  Izin dari kesatuannya belum turun. Kami berharap KONI NTB bisa membtu mencarikan solusi,” ucap Pelatih Tarung Derajat NTB, Dedy Noorcholish kepada Suara NTB di Sekretariat KONI NTB, Senin, 9 Maret 2020.

Dikatakan Dedy, alasan Kurniawan  belum bisa bergabung di Pelatda PON karena memang izin dari institusi Kurniawan bekerja belum turun. Dia berharap pihak KONI NTB agar segera mengurus surat izin Kurniawan supaya dapat segera bergabung mengikuti Pelatda terpusat di Mataram.

Lanjutnya, keterlambatan Kurniawan bergabung latihan di Mataram bisa mengancam prestasi Kurniawan di PON di Papua 2020. Bahkan kalo dibiarkan berkepanjangan dapat merusak target tarung derajat NTB meraih dua emas di multi event olahraga nasional. Oleh karena itu, pihaknya butuh dukungan KONI NTB untuk mengurus izin atlet tersebut.

Sebagaimana diketahui tarung derajat  meloloskan enam atlet di PON  XX di Papua 2020. Dengan kekuatan enam atlet itu tarung derajat memasang target dua emas di PON. Dua emas ditargetkan lewat Kurniawan dan atlet putri peraih medali emas di Pra-PON di Jawa Barat (Jabar) 2019. Kelima atlet sudah mengikuti Pelatda PON terpusat di NTB, sementara Kurniawan belum bisa bergabung karena terkendala izin. (fan)