Kuras ATM Nyangkut, Nasib Harun Berujung Penjara

Mataram (Suara NTB) – Harun (40) warga Bintaro, Ampenan menemukan ATM tersangkut di mesin ATM Mandiri, Cakranegara Barat Cakranegara. Bukannya mengembalikan ke korbannya, ia malah menguras isinya.

Perbuatan itu membuatnya mendekam di penjara sejak tertangkap Selasa, 5 September 2017 lalu. Dia sudah menguras uang korbannya sebanyak Rp 5 juta untuk membayar utang.

Iklan

“Modusnya dia mengambil uang dari ATM yang tertinggal,” ungkap Kapolsek Cakranegara, Kompol Haris Dinzah, Kamis, 7 September 2017.

Menurut kesaksian korban, Dwi Sugiyanto ia mengetahui ada transaksi setelah pulang dari ATM. Telepon genggamnya memberitahukan adanya transaksi lewat SMS Banking.

Dari sana ia menyadari bahwa kartu ATM nya tertinggal. Sementara pelaku Harun sukses mentransfer uang dari ATM korban ke ATM miliknya sendiri.

“Waktu itu saya lagi transaksi setoran tunai,” kata Harun mengakui perbuatanya. “Waktu saya mau ngambil uang di ATM sebelahnya kartu saya kok macet tidak bisa masuk,” imbuhnya.

Setelah dicoba berulang kali, ia baru menyadari ada ATM orang lain yang masih tertinggal. Bukannya melapor, ia malah mengambil kesempatan itu untuk menguras isinya.

“Saya lihat isinya ada Rp 12 juta. Saya ambil Rp 5 juta untuk bayar utang. Lunas utang saya,” ujarnya.

Haris menjelaskan, penangkapan Harun berawal dari terungkapnya rekaman CCTV di mesin ATM tersebut. “Dari rekening koran, benar ada transaksi uang masuk ke rekening tersangka,” jelasnya.

Harun kemudian ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Ia disangkakan pasal 362 KUHP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun. (why)