Kurang Tiga Bulan, 430,25 Hektare Kawasan Hutan Terbakar di NTB

Mataram (Suara NTB) -Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB mencatat kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meningkat seiring puncak musim kemarau. Kurang dari tiga bulan atau selama Juni – pertengahan Agustus 2021, kawasan hutan yang terbakar seluas 430,25 hektare di NTB.

Kepala Seksi Penegakan Hukum Dinas LHK NTB, Astan Wirya, S.H., M.H., Minggu, 22 Agustus 2021 mengatakan pada bulan Juni kawasan hutan yang terbakar seluas 3,85 hektare. Kemudian pada bulan Juli seluas 25,5 hektare.

Iklan

Astan Wirya menjelaskan 430,25 hektare kawasan hutan yang terbakar tersebar enam Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) di NTB. Antara lain, BKPH Rinjani Timur seluas 407,40 hektare, BKPH Pelangan Tastura 1,50 hektare, BKPH Brang Rea Puncak Ngengas 1,85 hektare.

Selanjutnya, BKPH Batulanteh seluas 18,50 hektare, BKPH Madapangga Rompu Waworada dan BKPH Maria Donggomasa masing-masing seluas 0,50 hektare. Asran Wirya menyebutkan sejak 1 – 20 Agustus, tercatat 562 titik hotspot atau titik api di NTB. Dengan rincian titik hotspot high berada di 16 titik, medium 500 titik dan low sebanyak 46 titik. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional