Kunjungi Rumah Sakit, Sekda Lotim Imbau Masyarakat Tak Bawa Anak

Drs. H. M. Juaini Taofik

Selong (Suara NTB) – Pemerintah pusat hingga pemerintah daerah saat ini tengah melakukan berbagai upaya dalam menangkal penularan virus Corona (Covid-19). Salah satunya berupa kebijakan diliburkannya satuan pendidikan hingga perguruan tinggi. Sayangnya, kebijakan libur sekolah ini belum difahami betul oleh masyarakat atau para orang tua. Anak yang semestinya berada di rumah malah dibawa datang ke rumah sakit ketika membesuk keluarganya.

Kepada Suara NTB, Kamis, 19 Maret 2020, Sekda Lotim atas nama Ketua Gugus Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 Lotim, Drs. H. M. Juaini Taofik, MAP, sangat menyayangkan fenomena tersebut. Ia mengungkapkan selama masa libur sekolah berlangsung, diamatinya jika terjadi peningkatan jumlah kunjungan keluarga pasien, baik ke RSUD R. Soedjono Selong maupun ke rumah sakit swasta di Kabupaten Lotim. Bahkan, pengunjung cenderung membawa anak-anaknya yang pada saat itu semestinya berada di rumah ketika sedang libur sekolah.

Iklan

Untuk itu, kata Sekda, hal tersebut perlu menjadi perhatian pihak rumah sakit negeri maupun swasta untuk memperketat pengawasan terhadap pengunjung. Sekda sangat berharap selama dua minggu ke depan, masyarakat yang datang membesuk keluarganya di rumah sakit tidak membawa anak-anaknya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Selama masa libur sekolah, saya amati terjadi peningkatan jumlah pengunjung ke rumah sakit. Bahkan orang tua cenderung membawa-anaknya. Ini penting untuk kita lakukan langkah-langkah lebih ketat di rumah sakit,” tegas sekda.

Menyikapi hal tersebut, tim Gugus Pencegahan Penyebaran virus Covid-19 kepada masyarakat akan mengambil langkah-langkah yang lebih ketat di RSUD maupun meminta kepada rumah sakit swasta untuk memperketat pengawasan terutama terhadap keluarga pasien untuk antisipasi lebih dini. ¬†¬†“Kita patut bersyukur sampai saat ini belum ada yang positif Covid-19 di Lotim. Namun demikian, Pemda sudah menyiapkan segala kemungkinan yang terjadi,”tandasnya. (yon)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional