Kunjungi NTB, Ini Perintah Cak Imin untuk Kader PKB

Mataram (Suara NTB) – Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, meminta pada semua kader PKB di NTB, khususnya yang duduk sebagai anggota legislatif untuk lebih garang lagi, terutama dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. Anggota Fraksi PKB di DPRD, harus lebih lantang lagi dan meningkatkan kehadirannya dalam setiap penyelesaian persoalan masyarakat.

Demikian ditegaskan oleh Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin ini, di hadapan seluruh kader PKB yang duduk sebagai anggota DPRD, dalam kegiatan konsolidasi Ketua Umum DPP PKB dengan Anggota DPRD se Bali-Nusra, di Mataram, Sabtu, 25 Maret 2017.

Iklan

“Semangat dari konsolidasi ini agar anggota PKB itu lebih garang lagi. Akan kita doktrin untuk lebih garang, terhadap masalah yang tidak ditangani agar dibawa ke Gubernur, dibawa ke Jakarta bila perlu,” tegas Cak Imin.

Hal itu disampaikan oleh Cak Imin, mengingat PKB bertekad untuk meraih kemenangan pada pemilu 2019.  Maka untuk mencapai ambisi kuasa partai dengan basis massa warga nahdiyin itu, meskipun pemilu akan digelar 2,5 tahun lagi. PKB harus mulai memanaskan mesin politiknya untuk bergerak lebih awal.

Dalam rangka mencapai itu, DPP PKB menggelar rapat konsolidasi dengan seluruh kader partai, terutama yang duduk di legislatif, baik di DPR RI maupun DPRD seluruh Indonesia.  “Konsolidasi ini untuk menyiapkan langkah kedepan, dan memastikan agar kader-kader PKB, bisa lebih baik lagi berbuat menghadirkan kesejahteraan masyarakat.  Jika itu dijalankan dengan  baik, maka kita semua akan dirindukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Maka dari itu, dalam konsolidasi tersebut akan diadakan evaluasi peran yang telah dimainkan oleh kader-kader PKB yang duduk di kursi wakil rakyat, dalam rentang waktu 2,5 tahun ini. “Karena Dewan itu adalah ujung tombak partai dalam memberikan pengambdian pada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, legislator PKB merupakan sebuah etalase partai, yang memegang peran sangat dalam membangun opini dan persepsi masyarakat terhadap PKB. Maka hal itu sangat tergantung dari apa yang  dilakukan oleh wakil rakyat dari PKB.

“Pertanyaannya kemudian, pernah kah kita menujukan aksi dari pada etalase itu sendiri ? Maka dari itu, PKB telah memiliki banyak media untuk mengekspos semua aktifitas kita agar diketahui oleh masyarakat,” ujarnya.

Cak Imin sendiri juga menyadari bahwa dalam melaksanakan tugas tersebut tentu tidak mudah. Mengingat para anggota DPRD memiliki banyak keterbatasan, seperti keterbatasan anggaran, di tengah tuntutan masyarakat yang begitu tinggi.

“Kunker dewan itu terbatas, gaji terbatas, sementara masyarakat mengira dewan banyak duitnya. Di tengah fasilitas yang minim itu, tuntutan masyarakat sangat besar. Untuk maka harus terukur, terencana dengan baik, dan detail, sehingga target itu terpenuhi,” ujarnya.

Oleh karena itu, dalam rangkan menghadapi Pemilu 2019, PKB harus melakukan kaderisasi dan rekstrukturisasi partai secara kontinyu. Hal itu diyakini akan menjadi kunci dalam membesarkan PKB.

Sementara itu, Anggota Fraksi PKB di DPRD NTB, yang juga ketua panitia kegiatan tersebut,Lalu Pelita Putra, SH mengaku siap untuk melaksanakan perintah partai. Jika memang partai menilai bahwa kader PKB di DPRD NTB dan di Kabupaten/Kota masih dirasakn kurang. Maka pihaknya akan lebih mempertegas kehadirannya dalam menyuarakan kepentingan masyarakat. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here