Kumandang Azan di Lobi Hotel

Mataram (suarantb.com) – Dalam rangka mendukung pelaksanaan MTQ Nasional ke-26, tiap masuk waktu salat, di lobi Hotel Santika dikumandangkan azan. Sebelum azan, akan dipukul bedug terlebih dulu sebagai pertanda masuknya waktu salat.

Demikian disampaikan General Manager (GM) Hotel Santika Mataram, Reza Bovier. Dengan kumandang azan ini, pihak hotel ingin menciptakan suasana dan nuansa MTQ Nasional lebih terasa. Khususnya kepada para kafilah yang menginap di hotelnya.

Iklan

Selain kumandang azan, Reza mengatakan pihaknya juga menyediakan ruang khusus bagi para kafilah. Ruang khusus ini bisa digunakan untuk berlatih bersama sebelum berlomba dan bisa dijadikan ruang rapat untuk mengevaluasi penampilan para kafilah seusai lomba.

Kafilah yang menginap di hotelnya disebutkan Reza ialah kontingen Provinsi Jawa Barat. Jumlah kamar yang disediakan untuk kontingen ini sebanyak 100 kamar termasuk untuk Gubernur Jawa Barat. Reza mengatakan kontingen ini telah memesan kamar kepada pihaknya sejak setahun lalu.

“Mereka datangnya bertahap, pertama datang 50 orang,” ujarnya.

Untuk menyambut para kontingen yang menginap di hotelnya disediakan juga suvenir khusus. “Cenderamata sudah ada. Tiap check in kita beri gantungan kunci bagi para peserta,” ujarnya. Transportasi bagi para kontingen juga disiapkan dan gratis.

Pelaksanaan MTQ Nasional di Mataram disampaikan Reza merupakan berkah bagi semua pihak. Hotel di Mataram hampir tak ada yang kosong untuk menampung para peserta sekaligus penggembira MTQ Nasional yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia. “Ini berkah dan rezeki bagi semua,” ujar Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) ini.

Terkait ketersediaan bahan pangan selama pelaksanaan MTQ ini, Reza mengatakan pada April lalu pihaknya telah bertemu dengan para penyalur bahan makanan seperti pengusaha beras, telur, ayam, daging, tahu-tempe, dan lainnya. “Akhir April saya bertemu para supplier. Saya minta untuk siap-siap. Dan saya cek ke teman-teman hotel tidak ada masalah, supply mencukupi semua,” jelasnya. (ynt)

  Mengintip Zaman Paleozoikum di Pulau Satonda

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here