Kuliah dalam Daerah Banyak Jadi Pilihan di Tengah Pandemi

Arman H Anwar. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Kampus dalam daerah menjadi pilihan para lulusan tahun 2020 untuk tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. STKIP dan STIE Yapis Dompu salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kabupaten Dompu yang menerima lebih banyak mahasiswa baru dibandingkan tahun – tahun sebelumnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Dompu, Arman H Anwar, SE kepada Suara NTB di kantor Pemda Dompu kemarin mengakui pada penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2020 – 2021 ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun – tahun sebelumnya. Tahun ini jumlah mahasiswa baru yang mendaftar pada gelombang pertama lebih dari 500 orang. Sekitar 350an mahasiswa baru untuk STKIP dan 150an mahasiswa baru pada STIE. Biasanya hanya 100an orang untuk gelombang pertama. “Ini mungkin salah satu sebabnya akibat pandemi Covid yang membatasi pergerakan orang,” katanya.

Iklan

Kendati demikian, Arman tidak ingin disebut aji mumpung. Sehingga kapasitas kampus dan kualitas mahasiswa justru tidak diperhatikan. Karena tidak hanya program studi (Prodi) yang telah diakreditasi, tapi institusi juga sudah terakreditasi C. “Saat ini fokus kita pada pembangunan dan pematangan diri secara internal. Sehingga setiap lulusan akan memiliki skil diri, seperti kemampuan akademik dan IT,” terang Arman.

Kemajuan pembangunan di Dompu yang sudah mulai banyak investasi, kata Arman, juga menjadi target lulusan Yapis Dompu. Mahasiswa akan didorong belajar dari realita kehidupan masyarakat dengan pembangunan manajemen diri mahasiswa.

Untuk mewujudkan itu, kini Yapis Dompu mendorong dosen – dosen muda dan mandiri mengisi mata kuliah dengan kualifikasi pendidikan rata – rata S2. Dari 100 lebih dosen di Yapis Dompu, 1 orang lulusan S3, dan 3 orang dalam tahap penyelesaian masa study S3. Sisanya merupakan lulusa S2. “Semua dosen kita, pendidikannya sudah full S2. Mereka rata – rata dosen muda dan mandiri,” katanya.

STKIP Yapis Dompu memiliki program study Bahasa Indonesia dengan akreditasi (B), Bahasa Inggris dengan akreditasi (C), TIK dengan akreditasi (C), Penjas akreditasi (C), PGSD akreditasi (C), pendidikan Sejarah akreditasi (C). Untuk STIE Yapis hanya 2 program study, yaitu Akutansi akreditasi (B), dan Manajemen akreditasi (C). “Yang akreditasi (C) masih menunggu reakeeditasi, semoga bisa naik akreditasinya. Akreditasi (C) itu diperoleh untuk pertama kali akreditasi dan belum memiliki lulusan, sekarang semua sudah punya lulusan,” ungkapnya. (ula)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here