KSB Masih Data Kerusakan Lahan Pertanian Akibat Banjir

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (DP3) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hingga kini masih terus melakukan pendataan lahan pertanian yang mengalami rusak pasca diterjang banjir beberapa waktu lalu.

“Kita belum punya data resminya. Petugas lapangan kami masih terus melakukan pendataan,” kata Pelaksana tugas (Plt) kepala DP3 KSB, Ir. Marlin Hardi kepada wartawan, Jumat, 17 Februari 2017.

Iklan

Meski belum memiki data resmi, Marlin mengaku, data umum mengenai areal persawahan yang tergenang air selama banjir beberapa waktu lalu telah dimilikinya. Setidaknya ada tiga blok besar area pertanian yang terendam air lebih dari sehari, di antaranya blok pertanian Lang Sesa di kelurahan Dalam kecamatan Taliwang, blok sawah di desa Rempe dan blok sawah Meraran yang keduanya berada di kecamatan Seteluk.

“Sebenarnya ada lebih dari itu. Tapi tiga blok itu yang terendam air lebih dari sehari sehingga punya potensi kerusakan terhadap tanamannya,” sebutnya.

Luas lahan dari ketiga blok perawasahan itu kurang lebih 300 hektar. Marlin dapat memastikan, telah terjadi kerusakan tanaman di setiap blok pertanian itu. Sebab di lapangan beberapa petani yang memiliki lahan di areal tersebut ada yang telah melakukan panen dini.

“Yang memotong padinya dengan kondisi buahnya belum siap panen itu sudah termasuk rusak. Langkah itu diambil petani karena kalau dipertahankan juga tetap rusak,” cetusnya. Mengenai hasil pendataan kerusakan tanaman padi itu, Marlin memperkirakan akan rampung pada pekan depan.  (bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here