KSB Klaim PLTU Kertasari Tidak Mangkrak

Taliwang (Suara NTB) – Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengklaim proyek  Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Desa Kertasari, Kecamatan Taliwang yang dibangun tahun 2013 silam tidak mangkrak. Ada beberapa kendala yang mengakibatkan proyek yang dananya bersumber dari APBN tersebut tidak bisa digunakan sepenuhnya.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) KSB, Ir. H. Muslimin HMY, M.Si, kepada Suara NTB, Selasa, 8 November 2016 menyebutkan, proyek PLTU tersebut sampai dengan saat ini belum dikategorikan mangkrak (tidak digunakan). Hanya saja dalam proses pemanfaatan PLTU ini masih terkendala pemasangan tiang jaringan yang masuk ke dalam kawasan hutan. Proses inilah yang harus di-clear- kan dengan Dinas Kehutanan provinsi. Mengingat kewenangan pengelolaan hutan sudah berada di pemerintah provinsi.

Iklan

‘’Permasalahannya berada di situ (pemasangan tiang jaringan). Sementara untuk sarana dan prasarana yang ada di lokasi saya pikir tidak ada masalah,” ungkapnya.

Disebutkannya, ada sekitar empat titik pemasangan tiang jaringan yang berada di kawasan hutan. Mengingat dari PLTU ini,  jaringannya akan langsung terkoneksi dengan jaringan yang berada di Sumbawa. Bahkan terkait dengan permasalahan tiang jaringan yang berada di kawasan hutan ini, pihaknya sudah melakukan beberapa kali pertemuan. Namun sampai dengan saat ini belum ada solusi terkait dengan pemasangan tiang jaringan ini. “Saya pikir PLTU ini tidak termasuk dalam kelompok proyek mangkrak. Karena yang menjadi kendala hanya di jaringannya saja,” sebutnya.

Disinggung mengenai masalah bangunan yang berada di Kertasari lanjutnya, ia menyebutkan, semua kewajiban perusahaan sudah dibayarkan. Termasuk kewajiban perusahaan terhadap pemerintah juga sudah diselesaikan. Bahkan galian C yang berada di lokasi tersebut juga sudah dibayar ke Pemda Sumbawa Barat. “Semua urusan dan kewajiban perusahaan sudah diselesaikan dengan pemerintah daerah,” ujarnya. Seraya menyebutkan, pembangunan proyek PLTU ini dimulai dari tahun 2013, 2014 dan selesai di tahun 2015. Adapun kapasitas PLTU tersebut berkisar sekitar 15 MW yang langsung terkoneksi dengan jaringan yang berada di Sumbawa. (ils)

  Masyarakat Sumbawa Diimbau Beradaptasi Gunakan Elpiji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here