KSB Hentikan Belajar Tatap Muka

H. Mukhlis. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menghentikan kegiatan belajar tatap muka (BTM) terbatas di seluruh sekolah SD hingga SMP. Penghentian itu dilakukan seiring mengingkatnya jumlah kasus Covid-19.

Pemberlakuan kebijakan itu terhitung mulai, Senin, 25 Januari 2021. Kebijakan yang dituangkan melalui surat edaran (SE) yang ditandatangani oleh Wakil Bupati, Fud Syaifuddin itu pun tidak menetapkan jangka waktu penghentian BTM sementara yang sempat berjalan selama 3 pekan teraebut. “Sejak kemarin (Senin) sekolah kita liburkan semua tanpa terkecuali,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB, H. Mukhlis saat dikonfirmasi media ini, Selasa, 26 Januari 2021.

Iklan

Ia mengakui, alasan penghentian belajar di sekolah itu karena terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di daerah beberapa hari belakangan. “Kami bersama Satgas sudah evaluasi kondisi terkini dan memutuskan agar sekolah diliburkan dulu,” timpalnya.

Meski penghentian itu dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan, H. Mukhlis menyatakan, Dinas Dikbud tetap akan melakukan evaluasi hingga 14 hari ke depan. Jika selama itu perkembangan virus corona dapat di tekan, bukan tidak mungkin kegiatan belajar di sekolah akan kembali dilaksanakan secepatnya. “Kalau dalam 14 hari perkembangan virus itu kasusnya menurun. Kita akan pertimbangkan kembali menjalani BTM terbatas. Tapi tetap harus ada rekomendasi Satgas dan disetujui oleh bupati,” ujarnya.

Ditanya mengenai evaluasi BTM terbatas yang sempat dilaksanakan hampir 3 pekan lamanya. Mantan Asisten I Setda KSB ini menyampaikan, pada dasarnya seluruhnya berjalan lancar. Sekolah-sekolah sangat patuh menjalankan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19. “Yang paling penting selama 3 pekan itu tidak ada laporan siswa maupun guru yang terpapar Covid. Yang ada hanya siswa diliburkan karena keluarganya terpapar sehingga dia diharuskan menjalani isolasi mandiri,” klaim H. Mukhlis.(bug)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional