KSB Anggarkan Rehab BLK Poto Tano

Taliwang (Suara NTB) – Upaya pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mulai melengkapi gedung bangunan Balai Latihan Unit Kerja (BLK) Poto Tano belum akan terealisasi tahun ini. Sebabnya, tahun ini Pemda KSB tidak menyiapkan pembiayaan kegiatan pembangunan unit gedung baru di lokasi BLK Poto Tano.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, pembiayaan yang disediakan pemerintah untuk BLK Poto Tano di APBD 2017 hanya berupa kebutuhan penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan biaya rehab bangunan lama. Sementara untuk pembangunan unit gedung baru tidak dianggarkan.

Iklan

“Untuk penyusunan DED-nya sudah. Kemduian juga ada kita siapkan anggaran bangunan lama,” terang kepala Disnakertrans KSB, H. Abdul Hamid, M.Pd kepada wartawan, Rabu, 7 Juni 2017.

Ia mengatakan, untuk pembangunan unit gedung baru pihaknya baru akan mengajukan pada APBD 2018 mendatang. Hanya saja Hamid belum berani memastikan apakah persiapan anggaran yang dialokasikan akan sekaligus membiayai seluruh kebutuhan bangunan BLK Poto Tano.

“Kalau sekaligus diselesaikan dalam satu tahun anggaran maka kita butuh biaya sekitar Rp 36 miliar. Apakah itu bisa sekaligus dalam satu tahun disiapkan atau tidak, nanti tergantung kebijakan kepala daerah,” papar Hamid.

Sesuai dengan kesepakatan yang dibangun oleh Pemda KSB dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Untuk melengkapi seluruh fasilitas BLK Poto Tano, Pemda KSB diberi tanggung jawab membangun seluruh unit bangunannya.

Sementara Kemenaker berkomitmen melengkapi seluruh kebutuhan non fisik BLK mulai dari peralatan dan daya dukung penunjang lainnya termasuk penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) penggerak BLK.

Menurut Hamid, penyaluran bantuan fasilitas non fisik yang dijanjijkan Kemenaker tetap menunggu Pemda KSB melengkapi sarana gedung yang dibutuhkan BLK. Sebab peralatan yang akan disalurkan berupa alat-alat praktik dan peraga sesuai dengan bidang kerja yang nantinya akan dilaksanakan pelatihan di BLK Poto Tano.

“Kementerian sebenarnya siap kapan saja menyalurkan bantuan peralatannya. Tapi ya syaratnya kita harus siapkan tempat dulu baru barangnya bisa dikirim ke sini,” timpalnya. (bug)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional