KPU Sumbawa Siapkan Bukti dan Saksi Hadapi Sidang MK

M. Wildan. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – KPU Sumbawa kini sedang menyiapkan alat bukti dan saksi untuk menghadapi sidang gugatan Paslon Jarot Mokhlis di Mahkamah Konstitusi (MK). Dengan melihat pokok permohonan dari pemohon.

“Terkait dengan hal tersebut, kami siapkan alat bukti dan saksi. Serta alat bukti lainnya sebagai penguat. Kami juga memperkuat koordinasi internal. Serta koordinasi dengan KPU Provinsi NTB,” terang Ketua KPU Sumbawa, M. Wildan, menjawab Suara NTB, Rabu, 23 Desember 2020.

Tahapan penyampaian permohonan kepada termohon (KPU) dan Bawaslu tanggal 18-19 Januari sesuai PMK No. 8 tahun 2020. Meski demikian, KPU Sumbawa telah mulai menyiapkan diri. “Tugas kami sekarang menyusun jawaban, disertai bukti dan saksi untuk membantah seluruh permohonan pemohon di persidangan. Karena kami nyakin dalam proses pungut hitung telah dilakukan sesuai prosedur dan aturan yang ada,”tukas Wildan.

Diketahui sebelumnya, seperti diikutip dari laman resmi MK www.mkri.id  disebutkan permohonan Paslon Jarot Mukhlis telah terdaftar Senin, 21 Desember 2020 pukul 20:04:41, dengan Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (APPP) nomor 113/PAN.MK/AP3/12/2020. Dalam akta tersebut, selaku pemohon yakni Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P dan Ir. H. Mokhlis, M.Si, dengan Kuasa Hukum Faisal Rachman dan Djamil Abdurrachman Malik. Sedangkan selaku pihak termohon adalah KPU Kabupaten Sumbawa. (arn)