KPU Siapkan Rancangan Regulasi Verifikasi Parpol Pemilu 2024

Zuriati (Suara NTB/ndi).

Mataram (Suara NTB) – KPU mulai menyiapkan perangkat regulasi untuk tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik peserta pemilu 2024. Rencangan PKPU verifikasi parpol mulai menggodok oleh KPU RI dengan KPU provinsi dan kabupaten/kota.

Anggota KPU Provinsi NTB Divisi Teknis, Zuriati yang dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 20 Agustus 2021 menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan Focus Group Discucion (FGD) dengan KPU RI, KPU Provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia terkait dengan materi PKPU tersebut.

Iklan

“Nanti rancangan PKPU-nya sebelum dikonsultasikan ke DPR dan Mendagri. KPU akan mengundang semua stakeholder termasuk parpol peserta pemilu, NGO, akademisi, untuk diminta masukannya,” ujar Zuriati. Diungkapkan Zuriati, ada beberapa hal krusial yang menjadi pembahasan dalam rancangan PKPU verifikasi parpol peserta pemilu 2024 tersebut. Salah satunya soal masa persiapan verifikasi.

“Hal yang berbeda dari verifikasi sebelumnya adalah masa persiapan yang diperpanjang selama 90 hari. Jadi parpol punya waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan. Kemudian masa pendaftarannya sekarang diperpendek, kalau sebelumnya 14 hari menjadi 7 hari,” jelasnya.

Kemudian materi PKPU tersebut juga disesuaikan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan bahwa parpol yang lolos ambang batas parlemen pada pemilu 2019 tidak perlu diverifikasi faktual, namun cukup sampai verifikasi administrasi saja.

“Itu yang kami sesuaikan, bagi parpol yang tidak punya kursi di DPR maka dia wajib mengikuti verifikasi administrasi dan faktual. Sekalipun dia punya kursi di daerah, yang jadi patokannya adalah kursi DPR RI,” jelasnya. Verifikasi parpol peserta pemilu 2024 direncanakan akan dilaksanakan mulai awal tahun 2022 ini. Karena itu KPU dari sekarang mulai mempersiapkan menghadapi tahapan awal pemilu 2024 tersebut. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional