KPU NTB Terima Panjar Pilkada 2018 Rp 15 Miliar

Mataram (suarantb.com) – Hari ini, Jumat, 5 Mei 2017 KPU NTB menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB. Berdasarkan perjanjian tersebut, KPU NTB menerima dana sebesar Rp 15 miliar.

Sekda NTB H. Rosiady Sayuti menyampaikan dana yang diserahkan Pemprov NTB untuk Pilkada 2018 ini sebagai panjar. “Saya katakan panjar karena ini adalah ujung dan awal dari prosesi Pilkada serentak 2018. Dan body atau tubuhnya itu di 2018,” ujarnya.

Iklan

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Anshori menyampaikan penyerahan hibah Rp 15 miliar ini sesuai dengan APBD 2017. “Yang telah ditandatangani sesuai dengan APBD 2017 sebesar Rp 15 miliar untuk tahun anggaran 2017. Karena telah disepakati dana Pilkada 2018 Rp 203 miliar, sisanya Rp 188 miliar akan dibayarkan tahun anggaran 2018,” terangnya.

Sadar melihat kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami defisit anggaran, Anshori menyatakan ada kemungkinan pengurangan beban APBD Pemprov melalui berbagi anggaran dengan tiga kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada.

Sharing itu melalui kesepakatan dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh gubernur bersama tiga bupati/walikota yang akan melaksanakan Pilkada. Sehingga bila sharing terwujud disertai kesepakatan tertulis, bisa berkurang dari Rp 203 miliar tersebut,” jelasnya.

Dana awal Rp 15 miliar ini dijelaskan Anshori akan digunakan untuk membiayai sosialisasi, bimbingan teknis, rapat koordinasi, pembahasan regulasi hingga verifikasi calon perseorangan. Termasuk pula seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga pelantikannya.

Bersamaan dengan penandatanganan NPHD ini, Rosiady berharap pelaksanaan Pilkada serentak bisa berjalan sukses sesuai harapan seluruh masyarakat. “Artinya tidak ada gejolak, tidak ada sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi,” sahutnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here