KPU NTB Coret Tiga Caleg

Ketua Presidium Jaringan Demokrasi (Jadi) Provinsi NTB, Lalu Aksar Ansori. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – KPU Provinsi NTB memutuskan tidak mengajukan keberatan ke Bawaslu  RI untuk mengoreksi keputusan Bawaslu NTB. Dengan demikian, KPU telah menerima keputusan Bawaslu NTB untuk mencoret tiga caleg DPRD NTB yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam Daftar Calon Tetap (DCT).

Keputusan KPU NTB untuk tidak melayangkan keberatan, diambil setelah menggelar rapat pleno menyikapi putusan Bawaslu NTB. “Rapat pleno KPU putuskan tidak mengajukan koreksi keputusan ke Bawaslu RI,” ujar Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, Senin, 29 Oktober 2018.

Iklan

Tiga caleg yang diputuskan dicoret dari DCT oleh Bawaslu NTB yakni, Baiq Novera Puji Astuti, caleg DPRD  NTB nomor urut 5 dari PKB di daerah pemilihan (Dapil) NTB 8, Lombok Tengah Selatan.

Ia dicoret karena dinilai terbukti masih menjabat Kaur Keuangan di Pemerintah Desa Darek, Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah. Dan dalam proses pencalegan yang bersangkutan tidak menyerahkan SK pengunduran diri dari jabatan sebagai Kaur.

Kemudian Drs. Zaenudin caleg nomor urut 5 dari partai Nasdem di Dapil NTB 7 (Lombok Tengah Utara), dan H. Ambar sebagai caleg urut 3 dari Partai Bulan Bintang (PBB), di Dapil NTB 8 (Lombok Tengah selatan).

Keduanya terbukti secara sah dan menyakinkan masih berstatus sebagai ASN. Kedua caleg tersebut ketika ditetapkan di DCT masih berstatus sebagai ASN aktif. “Karena tidak melakukan koreksi, maka kita akan tindaklanjuti keputusan Bawaslu NTB dengan mencoret tiga caleg itu dari DCT,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Aksar, setelah tiga caleg tersebut dicoret dari DCT sebagaimana keputusan Bawaslu NTB, maka parpol tidak bisa lagi melakukan perubahan, untuk menganti calegnya yang dicoret. Sehingga nomor urut yang dicoret tersebut akan dibiarkan kosong.

“Nomor urut tidak berubah. Nomor caleg dicoret akan dibiarkan kosong” katanya. Sebelumnya, dalam sidang pemeriksaan Bawaslu NTB digelar, Kamis (25/10) pekan lalu, Bawaslu NTB menyatakan tiga caleg di DCT DPRD provinsi NTB dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Tiga caleg ini dinyatakan tidak memenuhi syarat. Dan harus dikeluarkan dari DCT,” kata Divisi Pengawasan dan Pencegahan Bawaslu NTB, Umar Ahmad Seth. (ndi)