KPU KSB Terima 96.585 Data Pemilih Pilkada

Denny Saputra. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – KPU Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah menerima data pemilih Pilkada 2020 yang akan divalidasi dalam proses pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam waktu dekat. Adapun jumlahnya sebanyak 96.585 orang wajib pilih.

Ketua KPU KSB, Denny Saputra mengatakan, data tersebut berasal dari KPU Pusat yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk persiapan data awal pemilih di seluruh provinsi dan kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak tahun ini.

Iklan

“Jadi data itu kami terima dari pusat ya,” terangnya kepada wartawan, Jum’at pekan lalu.

Dalam data tersebut, dijelaskan Denny, sudah termasuk data pemilih pemula yang genap berumur 17 tahun. Baik pada tanggal 23 September maupun pasca pengunduran tanggal pencoblosan yang ditetapkan pada 9 Desember mendatang.

“Dari yang data kami terima itu. Pemilih tambahan karena pengunduran jadwal pencoblosan ke 9 Desember ada sebanyak 433 pemilih,” ungkap Denny.

Menurut dia, data yang diterima dari pusat itu masih bersifat sementara. Karenanya jumlahnya bisa berubah (bertambah atau berkurang) setelah nantinya proses Coklit dilaksanakan selama 1 bulan.

“Dari kegiatan Coklit nanti baru bisa kita pastikan apakah orang-orang dalam data itu masih ada atau tidak. Baru kemudian kita tahu berapa jumlah final DPT (daftar pemilih tetap) Pilkada kita sebenarnya,” bebernya.

Sementara itu ditanya mengenai kegiatan Coklit data pemilih oleh PPDP. Denny menuturkan, sesuai jadwal akan dimulai pada tanggal 15 Juli mendatang. Akan tetapi proses lapangannya baru akan berlangsung pada tanggal 18 Juli hingga 14 Agustus 2020.

“Waktu tiga hari pertama akan digunakan petugas untuk koordinasi dulu dengan pemerintah setempat di tingkat kecamatan, desa sampai RT. Nah tanggal 18 baru sepenuhnya jalan kegiatan Coklitnya,” tukasnya seraya berharap masyarakat berpartisipasi aktif dalam tahapan pemutakhiran data pemilih Pilkada itu.

  Penduduk Potensial Pemilih Capai 2,2 Juta Jiwa

“Kami berharap saat jadwal Coklit nanti warga dapat meluangkan sedikit waktunya. Karena nanti petugas kami akan turun door to door (pintu ke pintu) memastikan kevalidan data pemilih sebelum kami tetapkan menjadi DPT,” demikian Denny. (bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here