KPU KSB Kembali Ingatkan Paslon Soal Pengumuman LHKPN

Denni Wan Putra.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – KPU Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali mengingatkan pasangan calon peserta Pilkada agar segera mengumunkan harta kekayaannya dalam bentuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah diklarikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Mengingat waktu pemilihan semakin dekat. Harusnya segera diumumkan ke publik karena itu masuk salah satu syarat calon yang harus dipenuhi paslon sebelum hari pencoblosan,” kata Divisi Hukum dan Pengawasan KPU KSB, Denni Wan Putra, Kamis, 26 November 2020.

Dalam PKPU Nomor 1 Tahun 2020 tentang perubahan ketiga yang mengatur soal pencalonan Pilkada. Pada pasal 74 disebutkan pengumuman harta kekayaan Paslon hasil penelitian dan atau klarifikasi KPK kepada masyarakat, paling lambat 2 hari sebelum hari pemungutan suara. Menurut Deni Wan, sebenarnya pihaknya sejak jauh hari sudah mengigatkan Paslon mengenai kewajibannya tersebut. Bahkan KPU KSB telah melayangkan surat resmi dalam hal ini kepada Paslon HW. Musyafirin – Fud Syaifuddin (Firin – Fud), pasangan tunggal di Pilkada kali ini. “Sudah kita surati kok,” ungkapnya.

Dalam hal mengumumkan harta kekayaan Paslon yang telah diklarifikasi KPK itu. Paslon dapat menempuh dua cara. Cara pertama dengan mengumumkannya langsung melaui media atau mengumumkannya dengan cara difasilitasi oleh KPU selaku penyelenggara Pilkada. “Setahu kami belum mereka umumkan. Di media belum kami lihat dan juga belum ada permohonan untuk difasilitasi kepada KPU. Kalau mau difasilitasi ya kami kira segera, karena kami siap kok memfasilitasi” timpal Denni Wan.

Ia menegaskan, pengumuman harta kekayaan Paslon adalah kewajiban yang melekat pada Paslon bersangkutan. Karenanya ketidakpatuhan terhadap kewajiban itu pasti berbuah sanksi. “Ada sanksinya. Dan perlu diingat, beda kemudian data LHKPN saat mendaftar dengan yang harus diumumkan. Karena waktu daftar syaratnya itu bukti telah melaporkan (ke KPK) saja. Tapi yang harus diumumkan ke publik sekarang yakni hasil laporannya yang telah diklarifikasi KPK,” urainya.

Sebelumnya ketua tim pemenangan pasangan Firin – Fud, Norvie Aperiansyani sempat menyatakan, mengenai pengumuman harta kekayaan Paslon ‘jagonya’ tersebut. Pihaknya akan meminta difasilitasi oleh KPU. Sayangnya hingga kini belum ada permohonan dimaksud dari Paslon kepada KPU KSB. (bug)